5 Ragam Makanan Sehat untuk Lengkapi Kebutuhan Vitamin D

Jumat , 03 September 2021 | 09:13
5 Ragam Makanan Sehat untuk Lengkapi Kebutuhan Vitamin D
Sumber Foto: Hello Sehat.
Ilustrasi.

JAKARTA - Vitamin D kerap disebut sebagai 'vitamin sinar matahari' karena tubuh secara alami memproduksi vitamin D saat terkena sinar matahari. Untuk itu, tak jarang orang berjemur di pagi hari demi mendapatkan vitamin D. Apalagi, vitamin D baik bagi kesehatan mulai dari melawan penyakit, mengurangi depresi, hingga menyehatkan jantung.

Meski diproduksi alami dari sinar matahari, vitamin D ternyata juga dapat diperoleh melalui makanan dan suplemen tertentu. Melansir Healthline, berikut 5 sumber makanan bernutrisi untuk penuhi kebutuhan vitamin D harian.

1. Ikan

Makanan laut seperti ikan merupakan sumber vitamin D yang baik bagi tubuh. Beberapa jenis ikan di antaranya, yakni salmon, makeel, dan sarden. Database Komposisi Makanan Departemen Pertanian AS mencatat 100 gram salmon bisa mengandung sekitar 250-526 IU vitamin D.

Sementara itu, sarden kalengan juga merupakan sumber vitamin D, yakni satu kaleng (3,8 ons) mengandung 177 IU vitamin D. Selain itu, halibut dan mackerel masing-masing mengandung 384 IU dan 360 IU vitamin D untuk per setengah filetnya.

2. Jamur

 

Jamur juga menjadi sumber tanaman dengan kandungan vitamin D yang baik. Pasalnya, seperti manusia, jamur dapat mensintesis vitamin D saat terkena sinar UV. Beberapa varietas jamur memiliki hingga 2.300 IU vitamin D per 100 gram. Bahkan, jamur liar disebut menjadi jenis jamur dengan kandungan vitamin D2 yang sangat baik.

3. Kuning Telur

Tak suka makanan laut? Jangan khawatir karena kamu dapat mengonsumsi kuning telur. Satu kuning telur mengandung sekitar 37 IU vitamin D. Adapun kadar vitamin D dalam kuning telur tergantung pada paparan sinar matahari dan kandungan vitamin D pakan ayam. Selain itu, telur dari ayam yang diberi pakan yang diperkaya vitamin D mungkin memiliki hingga 6.000 IU vitamin D per kuning telur.

4. Susu Kedelai dan Oatmeal

Bagi vegetarian, sumber alami vitamin D dapat diperoleh dari susu kedelai, sereal, atau oatmeal. Adapun satu cangkir susu kedelai biasanya mengandung 107-117 IU vitamin D. Susu kedelai juga bisa jadi alternatif sumber vitamin D lainnya, bagi Anda yang tak bisa mengonsumsi susu sapi. Sementara itu, setengah cangkir sereal atau oatmeal instan umumnya mengandung sekitar 54-136 IU vitamin D.

5 Suplemen

Selain makanan dan minuman, ragam kandungan vitamin D dapat dikonsumsi secara praktis lewat suplemen. Terlebih saat ini ada banyak suplemen yang mengandung vitamin D mulai dari 400 IU, 1.000 IU, hingga 2.000 IU. Namun, konsumsi vitamin D yang berlebihan juga tidak baik bagi kesehatan tubuh. Batas maksimal vitamin D yang direkomendasikan oleh pakar kesehatan adalah 4.000 IU per hari untuk orang dewasa.

Kebutuhan seimbang akan vitamin D bisa didapatkan melalui produk Samcalvit D. Samcalvit D merupakan tablet kunyah dengan rasa peppermint dari Samco.

Saat ini, Samcalvit D bisa didapatkan di apotek-apotek terdekat dan e-commerce seperti Shopee, Lazada dan Tokopedia. Keduanya juga bisa didapatkan melalui distributor-distributor PT Samco Farma yakni, PT Merapi Utama Pharma, PT Daya Muda Agung, dan PT Prima Galvin Sukses untuk area Jabodetabek atau dapat menghubungi Sales Representative, Almer di nomor 081288715581.

Adapun bagi yang berada di luar Jabodetabek, kedua produk ini bisa ditemukan pada distributor PT Cahaya Mutiara Farma untuk area Jawa Timur, PT Hapeel Pharmindo untuk area malang dan sekitarnya, PT Marrykha Mitra Mustika di Jawa Tengah, PT Kwatro mandiri Ekavisi di Jawa Barat, PT Mitra Bina Multi Sejahtera di Sumatera Utara, PT Talang Gugun Sari Nusantara di Sumatera Barat, PT Sinar Prima Lestari di Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Jambi, PT Aditama Makmur Sentosa di Lampung, PT Nitijaya Cipta Makmur di Banjarmasin, dan PT Sehat Inti Permata di Bali dan Lombok.

Samcalvit mengandung calcium phosphate dan vitamin D yang berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Samcalvit D juga dapat digunakan sebagai suplementasi kalsium untuk wanita hamil dan menyusui. (E-4)


Sumber Berita: Detik.com.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load