Benarkah Bawang Putih Sembuhkan Covid-19?

Kamis , 22 Juli 2021 | 12:40
Benarkah Bawang Putih Sembuhkan Covid-19?
Sumber Foto: Istimewa.
Ilustrasi.

JAKARTA - Beredar sebuah percakapan pernyataan di media sosial yang video sebuah video cairan cairan di paru-paru akibat covid-19.

Dalam video yang beredar tersebut juga tampak ada seseorang memasukkan bawang putih ke dalam hidungnya. Orang tersebut bahkan mengklaim jika bawang putih bisa mengeluarkan lendir dan mengembalikan indera penciuman. Bahkan video tersebut juga memberikan narasi sebagai berikut:

"Paru2 tak bisa memompa dan memasukkan oksigen karna dipenuhi cairan lendir yg kental.Jadi paru2 sulit untuk bekerja.Cara yg paling efektif mengeluarkan lendir dr paru2 sebenarnya mudah..Ambil 2 siung b putih masukan kehidung seperti vidio..Biarkn selama 15 - 20 mnt..mata terasa perih tak apa2 membersihkan kotoran mata..Setelah 15 - 20 mnt lepas b putih tadi..Nanti lendir banyak yg berada d paru2 keluar dr hidung..dpt dilakukan selang 2 jm sekali..biar paru2 terbebas dr lendir yg menggang pernafasan..tlng disebarkn agar yg sakit / belum tertular dr covid 19 terselamatkn...Aamiin"

Namun, berdasarkan hasil penelisuran yang didapat dari berbagai sumber, video yang menyatakan mengenai kelebihan bawang putih itu adalah hoaks atau tidak benar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam situsnya membantah bawang putih memiliki khasiat pengobatan Covid-19. Tidak ada bukti kuat konsumsi bawang putih mampu melindungi seseorang dari Covid-19.

Selain itu, Dilansir dari situs healthline, bawang putih memiliki sifat antibakteri alami, yakni Allicin yang merupakan senyawa organosulfur. Senyawa itu dikenal akan kemampuannya melawan infeksi, termasuk radang tenggorokan. Allicin keluar ketika bawang putih segar dihancurkan atau dicincang. Bawang putih juga telah lama disebut dapat membantu mencegah atau mengurangi sakit pilek dan flu. 

Bahkan beberapa penelitian menunjukkan Allicin dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Allicin juga dapat membantu mengendurkan otot polos di pembuluh darah sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol untuk mendukung kesehatan jantung. 

Akan tetapi, konsumsi bawang putih secara berlebihan juga dapat memberikan efek negatif. Diantaranya, masalah pencernaan seperti mulas. Selain itu, meski termasuk dalam kasus yang jarang terjadi, konsumsi bawang putih berlebih dapat meningkatkan risiko pendarahan ketika menjalani operasi. 

Direktur Pasca Sarjana Univ YARSI/Guru Besar FKUI, Tjandra Yoga Aditama, kepada ANTARA, mengatakan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memang telah mengumumkan daftar obat yang bisa menangani gejala atau keluhan akibat COVID-19.

Di Indonesia, lima organisasi profesi dokter di Indonesia telah mengeluarkan panduan tentang obat apa yang dipakai atau dianjurkan dalam penanganan COVID-19 di Indonesia. "Tidak ada bawang putih atau bawang merah di dalamnya," kata Profesor Tjandra. 

Namun, untuk mengurangi gejala, bisa saja memanfaatkan obat tradisional. Hanya saja, Tjandra mengingatkan  penyakit dasarnya yaitu COVID-19 harus tetap diwaspadai dan ditangani secara maksimal. 

Kesimpulan 

Video yang memberikan informasi mengenai knsumsi bawang putih langsung menyembuhkan COVID-19 itu adalah hoaks atau tidak benar. Faktanya, WHO menyatakan jika tidak ada bukti kuat konsumsi bawang putih mampu melindungi seseorang dari Covid-19.

Referensi

https://video.tempo.co/read/25372/viral-bawang-putih-bisa-sembuhkan-covid-19-ini-faktanyahttps://www.healthline.com/nutrition/11-proven-health-benefits- of-garlichttps://www.google.com/amp/s/m.antaranews.com/amp/berita/2272762/cek-fakta-konsumsi-bawang-putih-langsung-menyembuhkan-covid-19. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load