Jam Berapa Kita Harus Berjemur untuk Dapat Vitamin D?

Rabu , 21 Juli 2021 | 10:04
Jam Berapa Kita Harus Berjemur untuk Dapat Vitamin D?
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Berjemur matahari bisa jadi kebiasaan yang baik untuk kesehatan karena membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk sistem imun. Kapan waktu berjemur yang terbaik? Para ahli menyarankan pagi saat paparan sinar ultraviolet (UV) matahari masih relatif aman.

Staf pengajar di Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin FK UNPAD/RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dr R.M. Rendy Ariezal Effendi, SpDV, menjelaskan paparan UV yang terlalu tinggi malah memiliki risiko merusak kulit. Dampaknya dalam jangka panjang bisa jadi pemicu kanker.

"Kalau tujuannya untuk mendapatkan vitamin D, anjuran berjemur di atas jam 10 bisa saja dilakukan. Tapi dari sisi kesehatan kulit, ada risikonya," kata dr Rendy beberapa waktu lalu. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam panduannya yang terbaru memprediksi indeks UV di wilayah Indonesia. Ini bisa jadi pedoman untuk orang-orang yang ingin tahu waktu berjemur.

Dalam prediksi tanggal 21 Juli 2021, indeks UV di sebagian Indonesia bagian timur akan masuk dalam kategori merah alias berisiko sangat tinggi mulai pukul 09.00-10.00 pagi. Sementara hampir di seluruh wilayah lain di Indonesia mulai masuk dalam kategori oranye alias risiko tinggi pukul 10.00.

Indeks UV di seluruh Indonesia kemudian masuk dalam kategori oranye dan merah mulai di jam 11.00 sampai 12.00 siang. Risiko zona UV lalu diprediksi BMKG perlahan turun dimulai dari wilayah Indonesia bagian timur pada pukul 14.00. Disusul Indonesia bagian tengah, termasuk pulau Jawa, pada pukul 15.00 dan Indonesia bagian Barat pada pukul 16.00. (E-4)



Sumber Berita: Detik Health.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load