Robot Seukuran Bakteri Mampu Hancurkan Mikroplastik

Sabtu , 12 Juni 2021 | 11:06
Robot Seukuran Bakteri Mampu Hancurkan Mikroplastik
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Potongan-potongan kecil plastik ada di mana-mana, membentang dari lingkungan perkotaan hingga hutan belantara yang masih asli. Membiarkannya begitu saja, akan memerlukan waktu ratusan tahun untuk benar-benar terdegradasi. 

Katalis yang diaktifkan oleh sinar matahari dapat mempercepat prosesnya, tetapi membuat senyawa ini berinteraksi dengan mikroplastik sulit dilakukan. Dalam studi proof-of-concept, para peneliti di American Chemical Society (ACS) Applied Materials & Interfaces mengembangkan mikrorobot self-propelled yang dapat berenang, menempel pada plastik, dan menghancurkannya, seperti dikutip dari American Chemical Society, Sabtu (12/6/2021).

Sementara produk-produk plastik ada di mana-mana di dalam ruangan, sampah plastik dan pecahan-pecahan sekarang juga berserakan di luar ruangan. Yang terkecil - mikroplastik berukuran kurang dari 5 mm - sulit untuk diambil dan dihilangkan. Selain itu, mereka dapat menyerap logam berat dan polutan, yang berpotensi membahayakan manusia atau hewan jika dikonsumsi secara tidak sengaja. 

Jadi, peneliti sebelumnya mengusulkan cara berenergi rendah untuk menghilangkan plastik di lingkungan dengan menggunakan katalis yang menggunakan sinar matahari untuk menghasilkan senyawa yang sangat reaktif yang memecah jenis polimer ini. Namun, menghubungkan katalis dan potongan plastik kecil satu sama lain merupakan tantangan dan biasanya memerlukan perlakuan awal atau pengaduk mekanis yang besar, yang tidak mudah ditingkatkan. Martin Pumera dan rekannya ingin membuat katalis yang digerakkan oleh sinar matahari yang bergerak ke arah dan menempel pada partikel mikro dan membongkarnya.

Untuk mengubah bahan katalitik menjadi robot mikro yang digerakkan oleh cahaya, para peneliti membuat partikel bismut vanadat berbentuk bintang dan kemudian secara merata melapisi struktur selebar 4-8 mikrometer dengan oksida besi magnetik. 

Mikrorobot bisa berenang menyusuri labirin saluran dan berinteraksi dengan potongan sepanjang mikroplastik. Para peneliti menemukan bahwa di bawah cahaya tampak, robot mikro dengan kuat menutupi empat jenis plastik yang umum. 

Tim kemudian menyinari potongan-potongan dari empat plastik yang ditutupi dengan katalis mikrorobot selama tujuh hari dalam larutan hidrogen peroksida encer. Mereka mengamati bahwa plastik kehilangan 3% dari beratnya dan bahwa tekstur permukaan untuk semua jenis berubah dari halus menjadi berlubang, dan molekul kecil serta komponen plastik ditemukan dalam larutan yang tersisa. 

Para peneliti mengatakan katalis microrobot self-propelled membuka jalan menuju sistem yang dapat menangkap dan mendegradasi mikroplastik di lokasi yang sulit dijangkau. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load