Tips Atur Porsi dan Pola Makan Penderita Diabetes

Rabu , 19 Mei 2021 | 09:25
Tips Atur Porsi dan Pola Makan Penderita Diabetes
Sumber Foto: Unair.
Ilustrasi.

JAKARTA - Pola makan yang baik adalah salah satu cara untuk mengontrol diabetes, selain dengan pengobatan. Jika tidak dikelola, penyakit diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi, seperti kebutaan, gagal ginjal, kaki diamputasi, stroke, dan serangan jantung. Untuk itu, penderita diabetes harus benar-benar memperhatikan menu makannya sehari-hari. 

Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) dalam darah. Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa memicu sejumlah komplikasi dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Pola makan yang sehat dan seimbang adalah kunci penting untuk mengelola diabetes. Asupan yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan kadar gula tubuh dan menekan risiko komplikasi pada orang dengan diabetes.

Mengendalikan makan, terutama mengatur porsinya,  tentu tidak mudah. Apalagi bagi penyandang diabetes yang sebelumnya cenderung makan dengan kalori tinggi dan porsi berlebih. Penting bagi Diabestfriends untuk membatasi makanan yang akan meningkatkan kadar gula darah.

Penderita diabetes memiliki pilihan makanan yang terbatas. Pasalnya, bila Anda mengonsumsi makanan sembarangan, dapat mengakibatkan peningkatan risiko penyakit lain seperti jantung bahkan kehilangan kesadaran atau koma.

Kendati demikian ada beberapa hal yang bisa diperhatikan oleh orang dengan diabetes terkait pola makan. Kementerian Kesehatan RI menyebutnya dengan aturan 3J, yang terdiri dari jenis, jumlah, dan jam makan.

1. Jenis

Terdapat 3J dalam aturan makan pada penderita diabetes. J yang pertama adalah jenis makanan. Jenis makanan yang Anda konsumsi penting dalam mengontrol gejala diabetes. Agar tidak terjadi kadar gula darah yang tinggi, sumber karbohidrat sederhana harus dibatasi.

Sumber karbohidrat sederhana termasuk nasi, kentang, jagung, roti, makanan berdasar tepung seperti mi, pasta sangat tidak dianjurkan. Anda lebih disarankan untuk mengonsumsi sumber karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, roti gandum, nasi merah, sayur, dan buah, karena membuat gula darah lebih stabil.

Selain itu, hindarilah sumber makanan yang mengandung tinggi gula, seperti minuman ringan, kue manis, dan susu kental manis. Asupan tinggi lemak seperti gorengan, makanan cepat saji, dan makanan olahan juga perlu dihindari.

2. Jumlah

Pada dasarnya, jumlah makanan yang dikonsumsi akan saling berbeda pada masing-masing orang. Jumlah akan ditentukan berdasarkan umur, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, dan tingkat aktivitas. Artinya, jumlah makanan yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan hasil konseling gizi.

Namun, pada umumnya orang dengan diabetes disarankan untuk membagi porsi makanan dalam satu piring. Berikut cara umum menghitung porsi makan penderita diabetes:

- bagi piring menjadi dua bagian.

- isi 1/2 piring dengan sayuran seperti mentimun, labu siam, tomat, wortel, bayam, dll

- isi 1/4 piring dengan protein seperti telur, daging rendah lemak, ikan, tempe, tahu, kacang, dll

- isi 1/4 piring dengan karbohidrat seperti nasi merah, gandum, jagung, singkong, dll

3. Jam Makan

J yang ketiga adalah jam saat makan. Penting untuk memperhatikan jam makan karena jika pola makan tidak teratur dan melewati jam makan tertentu, maka akan menyebabkan Anda lemas karena kelaparan.

Jika Anda merasa lapar, maka akan ada kecenderungan untuk “balas dendam” di jam makan berikutnya. Tentu hal ini tidak baik untuk gula darah Anda. Makanlah saat jam sarapan, siang, dan malam ditambah camilan atau snack di antara jam makan besar tersebut.

Berikut adalah contoh menu makanan untuk penderita diabetes:

Sarapan (06.00-08.00)

Roti gandum 2 tangkap isi telur ceplok atau oatmeal instan 3 sendok takar.

Makan Siang (12.00-13.00)

Makanan pokok: nasi merah atau kentang rebus

Lauk: dada ayam rebus, tumis buncis

Serat: sop kacang merah dan wortel

Makan Malam (19.00-20.00)

Makanan pokok: nasi merah

Lauk: sop ikan patin

Serat: sayur bayam

Camilan (10.00, 16.00, 21.00)

Konsumsilah camilan di antara makan besar, yaitu pukul 10 pagi, 4 sore, dan malam sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk membuat gula darah tetap stabil dan tidak terlalu rendah setelah mengonsumsi obat. Anda bisa memilih camilan seperti yoghurt, kue atau biskuit gandum, bubur kacang hijau, atau buah-buahan (pisang, apel, melon, alpukat).

Menu yang telah disebutkan merupakan menu makanan yang baik untuk meringankan gejala diabetes. Namun, seluruh jenis makanan dapat disesuaikan dengan selera Anda masing-masing. Yang penting, aturan pola makan 3J untuk penderita diabetes harus dipenuhi.

Selain makanan, minuman juga perlu diperhatikan karena sering tidak disadari menjadi sumber kalori. Konsumsilah air yang cukup yaitu 2 liter per hari atau 8 gelas sehari. Dengan pola makan yang baik ditambah konsumsi obat yang rutin, diharapkan diabetes akan terkontrol dan gejala yang muncul dapat diatasi. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load