4 Cara Atasi Overthinking untuk Jaga Kesehatan Mental

Jumat , 14 Mei 2021 | 10:34
4 Cara Atasi Overthinking untuk Jaga Kesehatan Mental
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Kebanyakan mikir atau dikenal overthinking merupakan kebiasaan menghabiskan waktu berjam-jam untuk memikirkan hal-hal yang belum tentu bermanfaat. Ini berbeda dengan sifat pemikir yang cenderung memikirkan hal-hal yang memang perlu dipikirkan.

Beda dengan sifat pemikir, overthinking bisa berdampak buruk buat kesehatan seseorang, terutama kesehatan mentalnya. Dilansir dari Times of India, ada beberapa cara agar seseorang bisa mengatasi overthinking demi menjaga kesehatan mentalnya.

Olahraga

Jika kamu sedang banyak pikiran, cobalah berolahraga karena ini lebih baik ketimbang memikirkan sesuatu yang belum pasti. Olahraga berguna memindahkan isi pikiran yang tak jelas ke sesuatu yang pasti seperti olahraga.

Lakukan segala bentuk latihan yang bisa dinikmati, seperti berlari, yoga, berenang, dan zumba. Itu akan bermanfaat pada dua hal. Pertama, membantu keluar dari pikiran negatif dan kedua, itu akan menyeimbangkan hormon. Berolahraga menurunkan hormon stres dan melepaskan hormon bahagia serta meningkatkan suasana hati secara instan.

Tarik Napas Dalam-dalam

Menarik napas dalam-dalam bisa membantu tubuh menjadi relaks dan meremajakan pikiran. Seiring berjalannya waktu dan dengan latihan yang teratur, pernapasan dalam yang terfokus meningkatkan konsentrasi dan pikiran secara keseluruhan.

Dansa

Tak sedikit dari kita yang menjalani hidup terlalu serius. Padahal, segala sesuatunya tidak separah seperti apa yang dipikirkan. Oleh karena itu, belajarlah untuk menganggap enteng pada sesuatu dan nikmati prosesnya. Hal ini bisa dilakukan salah satunya dengan dansa atau berjoget.

Pikirkan Sekarang

Saat overthinking, pikiran seseorang terkadang terlalu aktif memikirkan tentang masa lalu atau masa depan. Padahal lebih baik memikirkan dulu yang sekarang agar kamu dapat melepaskan apa yang tidak dapat dikendalikan.

Ini tidak berarti kamu langsung menjadi tidak menyadari apa yang telah terjadi atau apa yang akan terjadi. Ini lebih merupakan kesadaran bahwa masa lalu tidak dapat berubah dan masa depan belum terjadi.

Selain dengan cara-cara tersebut, seseorang juga tetap harus menjaga nafsu makan, kesehatan dan energi tubuhnya. Sebab overthinking kadang mengurang terlalu banyak energi tubuh dan bisa berdampak ke sakit fisik. (E-4)



Sumber Berita: Detik Health.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load