MUI Sebut Puasa Tak Menurunkan Imun Tubuh

Senin , 19 April 2021 | 09:39
MUI Sebut Puasa Tak Menurunkan Imun Tubuh
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun, K.H Muhammad Sutoyo menyarankan pasien covid-19 bergejala ringan atau berstatus orang tanpa gejala (OTG) tetap menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan ini. Mereka dianjurkan tertib berbuka dan sahur dengan makanan bergizi dan berprotein tinggi sehingga imun terjaga baik.

“Yang menentukan (memberi pertimbangan) kan dokter, kalau dokter mengatakan ini nggak boleh puasa ya jangan puasa. Kalau dokter mengatakan nggak apa-apa, ya puasa saja. OTG itu saya kira puasa nggak masalah. Wong puasa itu tidak menurunkan imun, justru meningkatkan imun. Rasulullah mengatakan ‘Summu tasihhu’ yang artinya Berpuasalah maka kalian akan sehat atau terhindar dari berbagai penyakit,” ungkap Sutoyo, Senin (19/4/2021).

Meski boleh puasa mereka yang berstatus OTG tidak diperbolehkan melaksanakan ibadah secara berjamaah di masjid/mushola karena dapat menularkan virus corona ke orang lain. Sementara bagi pasien terkonfirmasi yang bergejala berat dan memiliki penyakit komorbid boleh tidak menjalankan puasa jika khawatir akan berdampak pada kondisi kesehatan.

Namun demikian bagi pasien positif covid-19 yang tidak berpuasa di bulan Ramadan ini, mereka memiliki kewajiban untuk mengganti puasa di hari lain setelah Hari Raya Idul Fitri. Artinya bukan membayar fidyah.

“Kecuali bagi mereka yang sudah tua, sakit tidak mungkin sembuh dan tidak mampu melaksanakan puasa maka bisa membayar Fidyah,” sambungnya. Di bulan Ramadan ini, ia mengimbau seluruh umat muslim tidak meninggalkan ibadah. Selain itu ia juga meminta kaum muslimin berdo’a kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load