Resep Menurunkan Berat Badan dengan Diet Oatmeal

Minggu , 14 Maret 2021 | 09:51
Resep Menurunkan Berat Badan dengan Diet Oatmeal
Sumber Foto: Pixabay.
Ilustrasi.

JAKARTA - Diet dengan membatasi makanan tertentu, seperti diet rendah lemak atau rendah karbohidrat, sering kali gagal karena biasanya Anda akan mengurangi cukup banyak asupan kalori untuk menurunkan berat badan. Diet oatmeal digadang sebagai cara mudah memangkas lemak perut tanpa harus tersiksa kelaparan.

Konsep dasar melakukan diet Oatmeal adalah dengan cara mengonsumsi oatmeal sebagai pengganti hidangan utama biasanya dalam sehari. Contohnya, Anda sarapan dengan bubur oats, lalu makan siang seperti biasa dengan nasi dan lauk pauk, kemudian makan malam ditutup dengan semangkuk bubur oats. Oatmeal dikenal kaya akan manfaatnya untuk tubuh.

Satu cup atau sekitar 128 gram oatmeal yang telah dimasak mengandung 150 kalori, 5 gram serat atau memenuhi 18 persen kebutuhan serat harian, dan sebagian besar protein. Oatmeal juga jadi sumber terbaik untuk beragam nutrisi seperti kalsium, magnesium, zat besi, potasium, dan masih banyak lagi.

Seperti namanya, diet ini berfokus pada oatmeal sebagai hidangan utama untuk satu atau dua kali makan setiap hari. Namun, makan oatmeal saja sebagai pengganti makan besar tidak mungkin langsung menyebabkan penurunan berat badan. Anda harus makan oatmeal untuk mengganti porsi makan besar yang biasanya berkalori tinggi sambil mengurangi total kebutuhan kalori harian Anda.

Pada umumnya, orang dewasa membutuhkan sekitar 1.200 sampai 1.600 kalori setiap hari untuk bisa menurunkan berat badan secara efektif. Untuk menurunkan 1-2 kilogram per minggu dengan diet oatmeal, Anda harus mengurangi 500-1,000 kalori setiap hari, baik dengan porsi makan besar yang lebih sedikit atau berolahraga lebih banyak.

Akan tetapi, Anda juga harus berhati-hati, jangan sampai terlalu banyak mengurangi kalori, karena ini bisa memperlambat metabolisme tubuh. Diet oatmeal pada umumnya berlangsung dua minggu. Anda akan diwajibkan makan oatmeal tiga kali sehari untuk makan pagi, makan siang, dan malam selama 7 hari pertama.

Pada minggu kedua, oatmeal bisa disandingkan dengan satu kali makanan berat rendah lemak, dengan total kalori per hari tidak lebih dari 1.300 kalori. Perbanyak asupan buah dan sayur selama minggu ini, Anda boleh mengonsumsi havermut instan.

Jika diikuti dengan benar, diet oatmeal dapat membantu Anda mensukseskan rencana penurunan berat badan Anda karena membuat Anda merasa kenyang lebih lama berkat tingginya kandungan protein dan karbohidrat kompleks. Sayangnya, ada beberapa risiko yang harus diperhatikan saat menjalani diet oatmeal, sebab diet ini bersifat mengekang.

Wajar untuk merasa bosan makan makanan yang itu-itu saja hampir dua minggu penuh, apalagi yang Anda makan hanyalah bubur. Selain itu, diet oatmeal adalah diet yang sangat rendah kalori dan rendah lemak. Beberapa dokter mungkin menganggap jumlah asupan kalori dari diet ini akan terlalu rendah untuk dianggap sebagai diet sehat. 

Karena itu, Anda mungkin perlu mengimbanginya dengan sedikit mencampur oatmeal dengan bahan-bahan lain, seperti buah-buahan, sayur, atau bahkan daging ayam rendah lemak. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load