Ini Produk Perancis di Indonesia yang Ramai Dapat Seruan Boikot

Kamis , 29 Oktober 2020 | 22:37
Ini Produk Perancis di Indonesia yang Ramai Dapat Seruan Boikot
Sumber Foto: Unsplash.
Dompet Louis Vuitton, salah satu merek Perancis yang diserukan untuk diboikot.

JAKARTA - Produk Perancis ramai mendapat seruan boikot dari berbagai negara, salah satunya juga dari masyarakat Indonesia. Seruan boikot produk Perancis di Indonesia lantaran sikap dari Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Emmanuel diketahui membela sekularisme Perancis dan membiarkan publikasi terkait karikatur Nabi Muhammad. Sikap itu pun menyinggung banyak umat Muslim hingga membuat negara-negara Timur Tengah memprotes aksi sang Presiden.

Di antaranya juga Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan yang menyerukan untuk memboikot produk Perancis. "Jangan pernah menghargai barang-barang berlabel Perancis, jangan membelinya," kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi di Ankara. Lantas, produk Perancis yang ada di Indonesia apa saja?

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari-Juli 2020 Indonesia mengimpor barang dari Prancis senilai US$ 682 juta. Angka ini turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Adapun, dikutip dari laman CNBC Indonesia produk Perancis di Indonesia antara lain

-Senjata dan peluru 282,029 Kg, senilai USD 71,9 juta
-Pulp and waste paper 111,8 juta kg, senilai USD 45,9 juta
-Mesin dan motor termasuk suku cadang 699.281 kg senilai USD 436 juta.

Produk kesehatan dan farmasi sebanyak 681.044 kg, nilainya USD 33,9 juta
-Kedelai 120.743 kg nilainya USD 73.370
-Mentega 286.790 kg nilainya USD 238 juta.

Kemudian, produk Perancis di Indonesia dari produk kecantikan ada seperti L'Oreal dan barang mewah, misalnya Louis Vuitton.

 



Sumber Berita: ANTARA.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load