Ini Beda Gejala Selesma, Influenza, dan Infeksi Virus Corona

Minggu , 08 Maret 2020 | 09:12
Ini Beda Gejala Selesma, Influenza, dan Infeksi Virus Corona
Sumber Foto: Pixabay.
Flu biasanya disertai oleh nyeri otot dan pada beberapa kasus, diare.

JAKARTA - Sampai saat ini, wabah virus corona (COVID-19) menghantui masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia. Presiden Indonesia Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan telah mengumumkan secara resmi pada Senin, 2 Maret 2020 lalu, dua WNI positif virus corona. Tak dinyana, ini menimbulkan kepanikan.  

Gejala infeksi corona ini mirip sekali yang disertai demam dan influenza yang membuat banyak orang cemas. Masyarakat berbondong-bondong mencari masker demi menghindari virus tersebut. Menghindari penderita flu atau batuk memang disarankan. Namun, kunci membedakan flu, salesma, dan corona adalah kunci informasi yang penting untuk diketahui masyarakat saat ini. Berikut penjelasannya. 

1. Selesma umumnya ditandai ingus kental dalam 2-3 hari

Selesma merupakan infeksi virus pada bagian hidung dan tenggorokan atas. Selesma pada umumnya disebabkan oleh ratusan jenis virus. Penyakit ini banyak dialami oleh anak-anak usia di bawah 6 tahun, tak terkecuali orang dewasa yang bisa terserang dua hingga tiga kali dalam setahun.

Penderita selesma akan merasakan hidung berlendir berair selama dua sampai tiga hari seperti. Gejala ini disertai sakit tenggorokan, pilek, hidung tersumbat, ingus lebih kental dan berwarna setelah 2-3 hari. Anda juga akan merasakan sakit kepala dan demam ringanPenyakit ini sembuh sekitar 5-7 hari.

2. Influenza disertai tubuh sakit tenggorokan, demam menggigil, dan pegal-pegal

Berbeda dengan selesma, gejala flu yang disebabkan oleh virus influenza biasanya terasa lebih buruk daripada selesma. Sebagai cara pertama dan terbaik untuk mencegah influenza, Anda dapat melakukan vaksin flu tahunan. Gejala flu dapat muncul sangat cepat disertai menggigil, batuk, sakit tenggorokan, mual, muntah, diare, sakit kepala, dan mata memerah.

Demam pada penderita flu bisa mencapai 40 derajat celsius dan bisa disertai diare. Kasus influenza bisa fatal jika terjadi pada kelompok usia dengan risiko tinggi. 

3. Infeksi virus corona (COVID-19) ditandai demam, batuk, disertai kesulitan bernapas

Tanda-tanda yang perlu Anda waspadai adalah rasa sakit dengan panas tinggi yang tidak turun dalam beberapa hari. Gejala juga diikuti dengan batuk dan sesak. Pada kasus yang parah, Anda akan merasakan kesulitan bernapas yang menyertai batuk dan sesak.

Risiko Anda tertular virus ini semakin tinggi jika Anda baru saja melakukan perjalanan ke negara terdampak atau berinteraksi dengan warga negara dari negara terdampak. Jika Anda merasakannya, segera hubungi hotline Kementerian Kesehatan terkait virus corona adalah 021-5210411 atau 081212123119.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load