Perlahan Tapi Pasti, Skutik Rebut Pasar Motor Bebek

Sabtu , 29 Februari 2020 | 18:19
Perlahan Tapi Pasti, Skutik Rebut Pasar Motor Bebek
Sumber Foto: Pati Perkasa.
Yamaha Xmax dalam ruang pameran.

JAKARTA - Popularitas sepeda motor matik atau yang akrab disebut skutik (skuter matik) telah membuat pasar motor bebek terseok-seok. Menurut data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), saat ini kendaraan yang terkenal dengan keiritannya itu hanya berhasil menyumbang enam persen dari penjualan nasional tahun 2019.

Dengan kondisi itu, para agen pemegang merek (APM) sepertinya masih enggan dan bermain aman dengan tidak memperkenalkan produk baru model bebek pada 2020. Kendati demikian, menurut Manager Public Relation PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Anton Widiantoro, permintaan motor bebek masih tetap ada dari masyarakat Indonesia.

"Kalau permintaan kendaraan jenis bebek itu masih tetap ada, terlebih di wilayah luar Pulau Jawa itu masih banyak demand-nya," ungkap Anton di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat. Lebih lanjut, Anton mengatakan kalau berbicara demand itu Yamaha telah menciptakan demand yang positif.

Yamaha tidak memiliki kekhawatiran yang berlebih untuk tetap menjual kendaraan bebek di Nusantara. "Motor berjenis bebek itu masih banyak dipakai dan diminati di area yang jalurnya kurang bagus seperti di kota. Instansi pemerintah di daerah juga masih banyak yang pakai untuk operasional mereka sehari-hari," tutur Anton.

Anton menegaskan Yamaha akan terus mendengarkan permintaan konsumennya. Terlebih konsumen setia Yamaha yang telah terus bersama Yamaha. Dia juga meyakini usia model bebek di pasar otomotif Indonesia masih cukup panjang.



Sumber Berita: ANTARA.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load