Perkenalkan Kesenian, Trenggalek Gelar Turangga YakJazz

Minggu , 08 Desember 2019 | 09:11
Perkenalkan Kesenian, Trenggalek Gelar Turangga YakJazz
Sumber Foto: Antara
Ketua Dekranasda Trenggalek Novita Hardini Mochamad.

TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menggelar pertunjukan seni budaya "Turangga YakJazz" dalam upaya daerah itu lebih mengenalkan kesenian jaranan Turangga Yaksa melalui seni modern musik jazz, di Pendopo Manggala Praja, Trenggalek, Sabtu (7/12/2019).

Acara yang dibuka oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Trenggalek Novita Hardini Mochamad itu menampilkan sejumlah kelompok seni jazz lokal setempat yang kreatif dan apik. "Promosi daerah sebaiknya dikemas melalui kegiatan seni budaya, karena budaya sangat mudah diterima dan dikenal oleh masyarakat," kata Novita Hardini Mochamad kepada Antara.

Menurutnya, Turonggo Yakjazz ini lahir dari ide kreatif beberapa organisasi, yang ingin mengkolaborasikan Turonggo Yakso khas Trenggalek dengan musik jazz. Diharapkan dengan melalui pendekatan seni budaya, pesan yang ingin dimasukkan bisa cepat ditangkap oleh masyarakat, sekaligus sebagai ajang hiburan masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menambahkan kesenian tidak boleh mati dan kreativitas harus tetap terus berjalan seperti mengkolaborasikan musik jazz dengan kesenian khas Trenggalek, yakni jaranan Turonggo Yakso. Menurut Sunyoto, hal ini merupakan yang pertama kalinya dan satu satunya yang ada karena Turonggo Yakso milik Trenggalek.

"Seperti yang disampaikan ibu Ketua Dekranasda Trenggalek tadi, kita ingin mengenalkan Turonggo Yakso kepada khalayak yang lebih luas lagi melalui musik jazz. Sebagaimana kita ketahui musik jazz ini sudah mendunia dan ada di mana-mana," katanya. Rencananya, Turonggo Yakjazz ini akan menjadi even yang berkelanjutan ke depannya. Selain mempromosikan budaya Trenggalek, kegiatan ini sebenarnya juga ditujukan untuk promosi wisata.

"Rencananya akan kami gelar di Panggung Prigi 360, karena kondisi tempat tersebut masih dalam perbaikan sehingga tidak memungkinkan kita gelar di sana," katanya. Acara itu sendiri semakin menarik karena Pemerintah Kabupaten Trenggalek menghadirkan grup band Bagindas dalam Turonggo Yakjazz tersebut.

Hal ini semakin menambah antusias masyarakat di Kota Keripik Tempe ini untuk menyaksikan pagelaran ini. Dalam kesempatan tersebut, selain musik jazz dan Turonggo Yakso, Novita Hardini juga menyinggung mengenai perkembangan tekhnologi informasi melalui revolusi industri 4.0.

Semua dilakukan serba cepat dan mudah dengan pendekatan tekhnologi. "Kita tidak lagi melakukan promosi melalui pamflet media cetak lainnya, melainkan dengan pendekatan teknologi informasi," katanya. 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load