Studi: Pola Tidur yang Buruk Bisa Meningkatkan Risiko Glaukoma dan Berujung Kebutaan Total

- Senin, 28 November 2022 | 17:34 WIB
Ilustrasi - Pola tidur yang buruk pengaruhi risiko glaukoma.
Ilustrasi - Pola tidur yang buruk pengaruhi risiko glaukoma.

SINAR HARAPAN - SEBUAH studi baru yang diterbitkan di British Medical Journal (BMJ) Open mengungkap pola tidur yang buruk bisa meningkatkan risiko glaukoma dan berujung pada kebutaan total.

Para ilmuwan mempelajari 409.053 orang berusia 40 hingga 69 tahun dari UK Biobank atau basis data biomedis berskala besar.

Penelitian dimulai antara 2006 dan 2010.

Baca Juga: Hati-hati, Ini Bahaya Tidur Dengan Rambut Basah

Para peserta memberikan rincian tentang perilaku tidur mereka kepada para peneliti yang mempertimbangkan informasi tersebut.

Informasi itu mengandung variabel latar belakang seperti usia, jenis kelamin, gaya hidup, berat badan, etnis, pendidikan dan lokasi.

"Peneliti menemukan 8.690 kasus glaukoma setelah 10,5 tahun memantau peserta," ungkap peneliti seperti dilansir New York Post, Selasa 8 November 2022.

Baca Juga: Penggunaan Obat Tidur Melatonin Berlebihan Bisa Berbahaya

Laki-laki yang lebih tua lebih mungkin didiagnosis dengan glaukoma. Mereka yang perokok dan memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes juga lebih mungkin mengidap glaukoma.

Studi yang didanai oleh National Science Foundation of China ini juga menemukan bahwa tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, insomnia, mendengkur dan sering mengalami kelelahan di siang hari lebih mungkin untuk mengembangkan glaukoma.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X