• Rabu, 7 Desember 2022

Moms, Tenangkan Diri Sebelum Menangani Anak Tantrum, Hindari Berteriak untuk Menenangkan Si Kecil

- Kamis, 24 November 2022 | 21:27 WIB
Moms, tenangkan diri sebelum menangani anak tantrum. (Pixabay)
Moms, tenangkan diri sebelum menangani anak tantrum. (Pixabay)

SINAR HARAPAN - PSIKOLOG Alsi Marsha Tengker, B.A.,M. Sc.,M.Psi menyarankan para orangtua menenangkan diri terlebih dulu sebelum menangani anak-anak yang mengalami tantrum.

Dia, dalam sebuah webinar pada Kamis, mengatakan bahwa kebingungan yang melanda kala menghadapi anak tantrum merupakan hal wajar.

Tantrum tergolong emosi yang besar, yang mungkin orangtua saja tak terbiasa dengan itu semasa kecil.

Baca Juga: POCO Luncurkan M Series yang Cocok dengan Anak-anak Muda Gen Z, Fasilitasi Kebutuhan dan Produktivitas Kerja

"Jadi kita melihat saat anak kita mengekspresikan emosi besar, sebenarnya sama bingung dan takutnya dengan kita waktu kecil merasakan itu," saran Marsha.

"Memang tidak mudah untuk memproses itu. Kalau aku boleh saran, soal tantrum memang baiknya kita yang 'tenangin' diri dulu sebelum menangani anaknya," jelasnya lagi.

Dalam kesempatan itu, dokter spesialis anak yang juga Founder & CEO Tentang Anak dr. Mesty Ariotedjo Sp.A menuturkan, anak-anak perlu dikenalkan emosi yang dirasakan.

Baca Juga: Belanda Kembali Buka Program Adopsi Anak dari Filipina, Taiwan, Thailand, hingga Afrika Selatan

Tantrum, menurut dia, suatu proses yang diawali dari tidak pahamnya anak pada emosi yang dirasakan.

"Semakin cepat anak mengenali mungkin regulasi emosinya akan semakin baik," tutur dia.

Di sisi lain, Principal Early Childhood Education Gianti Amanda, M.Psi. T, Montessori, Dipl berpendapat, orangtua sebenarnya bisa menyampaikan emosi yang dia sampaikan pada anak, namun disesuaikan porsinya dengan usia anak.

Baca Juga: Paus Fransiskus Beberkan Gereja Katolik Berusaha Tangani Pelecehan Anak Sebaik Mungkin

"Sebagai orangtua perlu menenangkan diri juga boleh loh menyampaikan. Emosi bisa kita sampaikan, bagi, tetapi dengan porsi sesuai usia anak," demikian saran dia.

Menurut Mayo Clinic, Tantrum adalah ekspresi frustrasi anak dengan keterbatasannya atau kemarahannya karena tidak bisa mendapatkan apa yang diinginkannya.

Mungkin anak kesulitan memikirkan sesuatu dan tidak memiliki kata-kata untuk mengungkapkan perasaannya.

Baca Juga: Moms, Ini Alternatif Kegiatan Seru Bersama Si Kecil Agar Anak Tak Melulu Bermain Gadget

Anak umumnya tidak berencana membuat frustrasi atau mempermalukan orangtua mereka.

Bagi sebagian besar balita, tantrum adalah cara untuk mengungkapkan rasa frustrasi.

Untuk anak yang lebih besar, tantrum mungkin merupakan perilaku yang dipelajari.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X