• Rabu, 7 Desember 2022

Apa Perbedaan Influenza, Salesma, dan Batuk Pilek? Simak Penjelasannya Berikut Ini dan Pencegahannya

- Kamis, 24 November 2022 | 21:19 WIB
Apa perbedaan influenza, salesma, dan batuk pilek?  (Pixabay.com)
Apa perbedaan influenza, salesma, dan batuk pilek? (Pixabay.com)

SINAR HARAPAN - KETUA Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) menjelaskan influenza dan batuk pilek selesma atau common cold merupakan penyakit yang berbeda meskipun sama-sama disebabkan oleh virus.

"Influenza penyakit yang disebabkan virus influenza, seperti selesma tapi lebih berat," kata Piprim kepada ANTARA di kantor IDAI di Jakarta, Kamis.

Bagi orang-orang yang punya kekebalan tubuh rendah atau punya komorbid, influenza bahkan bisa mematikan.

Baca Juga: Benarkah Konsumsi Rambutan Pemicu Batuk?

Gejala influenza biasanya terdiri dari ngilu dan demam, mirip dengan selesma. Sementara itu, selesma adalah batuk dan pilek yang disebabkan adanya perubahan cuaca.

"Biasanya ringan, meler saja," ujar dia.

Influenza bisa menyerang orang-orang dari rentang usia berbeda, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Baca Juga: Pasien Omicron RI Tak Mengeluh Batuk-Demam

Namun, virus ini rentan menyerang usia balita dan lansia. Serupa dengan influenza, selesma bisa dialami semua orang.

Untuk melindungi diri dari influenza, ada vaksinasi influenza yang bisa diberikan kepada bayi sejak berusia 6 bulan.

Selain vaksinasi, penting juga untuk mengimbanginya dengan gaya hidup sehat agar tubuh punya daya tahan yang kuat.

Baca Juga: Cegah Pneumonia, Jangan Cium Balita Saat Anda Batuk Pilek

Tubuh yang sehat bisa menangkal serangan dari virus sehingga individu tidak terjangkit penyakit meski terpapar virus.

"Kalau kita sehat, rajin olahraga, tubuh akan sehat dan imunitas pun kuat," katanya.

Dia mengajak masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Baca Juga: Studi: Hati-hati, Batuk Berikut pada Bayi dan Balita Bisa Jadi Gejala Infeksi Omicron

Juga rutin olahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bersih sampai menghindari narkoba dan zat adiktif lain.

Penting juga untuk menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X