Mengenal Tahura Ngurah Rai Yang Dikunjungi Joe Biden dan PM Narendra Modi

- Rabu, 16 November 2022 | 20:22 WIB

SINAR HARAPAN--Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan penanaman mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai bersama seluruh delegasi G20. Kunjungan negara anggota G20 ke Tahura sesuai dengan tema yang dipilih Presiden Jokowi soal menangani krisis iklim. 

Tahura Ngurah Rai adalah salah taman hutan raya yang ada di Provinsi Bali. Kawasan mangrove ini berada di kawasan bertipe hutan payau.

Kawasan ini selalu tergenang air payau dan dipengaruhi oleh pasang surut. Secara total, Tahura Ngurah Rai memiliki luas 1.373,5 hektare. 

Kawasan ini terbentang di dua daerah yakni Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Terdapat 33 jenis bakau atau mangrove di sana, namun paling banyak adalah pidada putih (Soneratia alba) atau prapat. 

Jenis lainnya, yaitu bakau putih (Rhizophora apiculata) dan tancang (Bruguiera gymnorhyza). Ribuan pohon bakau di sini tumbuh subur dan menjadi benteng pertahanan terbaik bagi kawasan pesisir selatan Bali.

Pengunjung yang datang dapat menyusuri jalan kayu sepanjang 1,8 kilometer. Serta lebar dua meter dan berada di ketinggian 2-3 meter di atas permukaan air membelah kawasan tahura. 

Jalan kayu ini berujung di sebuah menara pandang (viewing deck) setinggi 20 meter. Saat berada di menara pandang, tampak hijaunya pohon bakau mengepung perairan dangkal pesisir selatan Teluk Benoa. 

Menara pandang dapat berfungsi sebagai tempat pengamatan aneka burung (bird watching) untuk para pecinta fauna. Cara lain menikmati tahura adalah dengan naik perahu. 

Dengan menyusuri kawasan perairan dangkal tahura, perahu-perahu bisa membuat pengunjung melihat lebih dekat kehidupan flora dan faunanya. Biasanya, kawasan terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi setiap hari pukul 8.00 WITA sampai 17.00 WITA. 

Halaman:

Editor: Banjar Chaeruddin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

X