Petugas Taman Nasional AS Minta Pengunjung Berhenti Menjilati Kodok Psikedelik, Bisa Bikin Sakit Parah

- Sabtu, 12 November 2022 | 08:00 WIB
Ilustrasi - Petugas Taman Nasional AS minta pengunjung berhenti menjilati kodok psikedelik. (Unsplash)
Ilustrasi - Petugas Taman Nasional AS minta pengunjung berhenti menjilati kodok psikedelik. (Unsplash)

SINAR HARAPAN - PETUGAS Taman Nasional Amerika Serikat telah meminta pengunjung untuk berhenti menjilati kodok psikedelik.

Lewat Twitter resmi pada 2 November 2022, petugas memperingatkan bahwa siapa pun yang mengincar obat halusinogen dari amfibi itu bisa berakhir sakit parah.

National Park Service memposting pesan peringatan di media sosial minggu lalu atas aktivitas pengunjung yang menjilati katak Gurun Sonora.

Baca Juga: Bayi Harimau Sumatra Lahir di Kebun Binatang Poladia

Ini merupakan sebuah praktik yang telah lama digambarkan di acara televisi animasi populer termasuk 'The Simpsons'.

"Seperti yang kami katakan dengan kebanyakan hal yang Anda temui di taman nasional, apakah itu siput pisang, jamur asing, atau katak besar dengan mata bersinar di tengah malam, tolong jangan menjilat," kata pejabat taman.

Kodok ini merupakan salah satu jenis amfibi yang terbesar di Amerika Utara dengan panjang hampir tujuh inci (18 sentimeter).

Baca Juga: Kebun Binatang Ragunan Tetap Sedia Layanan Wisata Virtual

Binatang ini mengeluarkan racun kuat dari kelenjar mereka yang bisa membuat manusia sakit jika memegangnya atau memasukkan racunnya ke dalam mulut.

Pesan-pesan itu tidak mendeskripsikan berapa banyak orang yang mencari kesenangan dengan menjilati makhluk hijau berlendir itu.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X