Rusia Tangkap 8 Orang yang Dituduh Terlibat Ledakan di Jembatan Krimea, Termasuk Warga Ukraina dan Armenia

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 10:37 WIB
Arsip - Ledakan di jembatan Krimea, Rusia tuding Ukraina pelakunya. (vk.com/Nusantara 62)
Arsip - Ledakan di jembatan Krimea, Rusia tuding Ukraina pelakunya. (vk.com/Nusantara 62)

SINAR HARAPAN - LAYANAN Keamanan Federal Rusia (FSB) menangkap delapan orang yang dituduh menjadi kaki tangan serangan baru-baru ini di Jembatan Krimea.

"Sejauh ini, lima warga negara Rusia, serta tiga warga Ukraina dan Armenia yang ambil bagian dalam persiapan serangan itu telah ditangkap sebagai bagian dari kasus kriminal," kata FSB.

Setidaknya ada 12 kaki orang yang disebut terlibat dalam persiapan aksi teror sejauh ini telah diidentifikasi.

Baca Juga: Zelensky Sebut Ukraina Adalah Medan Perang Pertama Namun Rusia Sudah Membunuh Orang-orang di Eropa

Tiga orang Ukraina, dua orang Georgia, dan seorang warga negara Armenia berada di balik rencana untuk mengatur pengiriman bahan peledak dari Bulgaria pertama ke Georgia dan kemudian ke Armenia.

Warga Ukraina lainnya serta lima orang Rusia yang diidentifikasi telah menyiapkan dokumen untuk sebuah perusahaan Krimea yang tidak ada untuk menerima bahan peledak.

Dalam sebuah pernyataan, FSB mengatakan orang-orang tersebut membantu memuat 22 ton bahan peledak ke dalam sebuah truk di kota Odesa, Ukraina.

Baca Juga: Negara-negara Uni Eropa, Norwegia, Ukraina dan Inggris Dilarang Melintas di Wilayah Rusia

Kendaraan itu kemudian melewati beberapa negara lain sebelum memasuki Rusia dan meledak di jembatan Kerch Sabtu pagi, 8 Oktober 2022.

Ledakan ini akhirnya menewaskan beberapa orang dan membuat jembatan itu tidak dapat digunakan.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X