33 Anak Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Diminta Temukan Solusi Agar Anak-anak Aman Nonton Sepak Bola

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 11:50 WIB
33 anak jadi korban dalam tragedi Kanjuruhan, TGIPF diminta temukan solusi agar anak-anak aman diajak menonton pertandingan sepak bola. ( Istimewa/Harian Haluan)
33 anak jadi korban dalam tragedi Kanjuruhan, TGIPF diminta temukan solusi agar anak-anak aman diajak menonton pertandingan sepak bola. ( Istimewa/Harian Haluan)

SINAR HARAPAN - KOMISIONER Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) menemukan solusi.

Tujuannya agar anak-anak aman di perhelatan sepak bola dan insiden di Kanjuruhan tidak terulang.

"Saya kira penting rekomendasi TGIPF juga memasukkan isu penyelenggaraan perlindungan anak di stadion sepak bola," kata Kepala Divisi Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi KPAI Jasra Putra.

Baca Juga: Salah Satunya Masalah Kesehatan Mental, Psikolog Klinis Sebut Ini Alasan Milenial Miliki Satu atau Dua Anak

Hal ini disampaikannya lewat aplikasi pesan singkat kepada ANTARA, Rabu.

Dia mengatakan berdasarkan pengalaman dari insiden di Stadion Kanjuruhan, harus ada perubahan yang sangat mendasar kepada perlakuan keluarga yang membawa suporter anak.

Dari pernyataan orangtua di stadion Kanjuruhan, tujuan membawa anak-anak adalah untuk rekreasi, kebahagiaan, mewujudkan mimpi anak jadi pemain sepakbola.

Baca Juga: Waspada, Asupan Gula Berlebih pada Anak Tingkatkan Risiko Sindrom Metabolik Seperti Diabetes Tipe 2

Juga kecintaan anak pada sepakbola, keinginan meniru dan berjumpa bintang sepakbola mereka.

"Artinya harus ada perhatian menyeluruh dari pencarian fakta insiden Stadion Kanjuruhan, agar suporter balita sampai remaja ini, ke depan dapat selamat dalam mengikuti kecintaannya kepada sepak bola," ujar Jasra.

Itu artinya, lanjut dia, stadion harus memperhatikan kebutuhan keluarga yang menonton baik orang tua, anak dan bayi.

Baca Juga: Anak Punya Kebutuhan Metabolisme Tinggi, Dokter: Asupan Air Penting untuk Perkembangan Organ Anak

Maka, penting untuk menyediakan ruang khusus untuk ibu serta anak seperti ruang menyusui.

Juga kamar mandi bayi seperti tempat mengganti popok, serta ruang bermain anak yang bisa berfungsi juga dalam situasi darurat.

"Saya kira penting rekomendasi TGIPF juga memasukkan isu penyelenggaraan perlindungan anak di stadion sepak bola," katanya.

Baca Juga: Ikut Mendukung Protes Soal Aturan Pemakaian Jilbab, Anak Mantan Presiden Iran Ditangkap

Hal itu meliputi membebaskan anak di stadion sepakbola dari penggunaan industri efek candu seperti rokok, judi, minuman keras, narkoba.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X