• Sabtu, 3 Desember 2022

Dokter PDSKO Sebut Ini Pentingnya Olahraga Harus Didahului dengan Pemanasan

- Minggu, 25 September 2022 | 11:52 WIB
Dokter PDSKO sebut Ini pentingnya olahraga harus didahului dengan pemanasan.
Dokter PDSKO sebut Ini pentingnya olahraga harus didahului dengan pemanasan.

SINAR HARAPAN - DOKTER Spesialis Kedokteran Olahraga Andi Kurniawan mengingatkan untuk tidak melewatkan tahapan pemanasan (warming up) sebelum berolahraga.

"Salah satu kebiasaan buruk saat berolahraga adalah melewatkan pemanasan dan kemudian diikuti dengan melakukan stretching atau perenggangan," kata dokter yang terhimpun dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) tersebut di Jakarta, Minggu.

Adapun pemanasan sangat penting karena dapat mengurangi risiko cidera yang dapat terjadi saat berolahraga nantinya.

Baca Juga: Turunkan Kolesterol Jahat dengan Olahraga Ini

Selain itu, Andi mengatakan, pemanasan juga berperan untuk menyiapkan kondisi tubuh sebelum memulai aktivitas fisik.

"Warming up ditujukan untuk menyiapkan tubuh sebelum berolahraga serta menaikkan suhu tubuh. Setelah melakukan pemanasan 5 hingga 10 menit, dapat diikuti dengan perenggangan, baru kemudian olahraga," ujar dia.

Andi menjelaskan pendinginan (cooling down) juga tak kalah penting untuk dilakukan setelah berolahraga.

Baca Juga: Olahraga Teratur Melindungi dari Penyakit Hati Berlemak

Ia melanjutkan, pendinginan penting untuk menurunkan denyut jantung dan suhu tubuh setelah beraktivitas fisik.

Di sisi lain, Andi juga mengingatkan masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Menurut dia, olahraga bukan hanya bermanfaat untuk kesehatan jasmani, namun juga kesehatan rohani.

Baca Juga: Olahraga Teratur Melindungi dari Penyakit Hati Berlemak

Ia tak menampik bahwa pandemi selama lebih dari dua tahun membuat orang kian enggan untuk beraktivitas di luar ruangan dan membatasi mobilitas.

Hal tersebut juga berdampak pada tubuh yang menjadi kaku karena jarang digerakkan.

"Dua tahun terakhir ini telah mengubah kehidupan kita semua. Dua tahun yang kurang aktivitas fisik, dan kita yang dipaksa untuk berada di rumah. Banyak yang aktivitasnya turun dan berpengaruh kepada tubuh," kata Andi.

Baca Juga: Penggemar Olahraga Kardio? Berikut 5 Nutrisi Penting di Bulan Ramadhan

Dokter lulusan Universitas Indonesia itu menambahkan, tak sedikit pula yang salah memulai olahraga dan cuma sekadar ikut tren seperti lari, bersepeda, dan lainnya.

Ia mengatakan sebaiknya dimulai dari olahraga ringan dulu atau bergaya hidup aktif. Kurangi duduk misalnya.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X