• Senin, 3 Oktober 2022

Masih Mahal, Produksi Baterai dalam Negeri Akan Turunkan Harga Mobil Listrik?

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:45 WIB
Ilustrasi baterai mobil listrik /MYEV.com
Ilustrasi baterai mobil listrik /MYEV.com

SINAR HARAPAN - GM Marketing Planning and New Business Toyota-Astra Motor Lina Agustina mengatakan produksi baterai dalam negeri tidak secara langsung akan berdampak pada penurunan harga mobil listrik (EV).

Rata-rata saat ini mobil listrik (EV) di Indonesia rata-rata masih berada di atas Rp500 jutaan.

"Apakah kalau baterai diproduksi di Indonesia, harga kendaraan listrik akan lebih murah? Ini memiliki banyak faktor, dan bukan berarti (langsung membuat harga EV) menjadi lebih murah," kata Lina dalam temu media daring, Selasa.

Menurut dia, bukan hanya karena baterai merupakan komponen termahal di dalam kendaraan listrik.

Baca Juga: Kenali Polestar, Penantang Mobil Listrik Tesla dari Swedia, Beredar di Negara Mana Saja?

Namun juga terdapat faktor lainnya termasuk perkembangan teknologi yang mencakup kapasitas dan ketahanan baterai di dalam kendaraan listrik itu sendiri.

"Baterai adalah komponen termahal kendaraan listrik. Seperti baterai (pada gawai/ponsel), baterai di EV juga memiliki leveling yang berbeda-beda, dan semakin lama, baterai juga akan semakin canggih," kata Lina.

Lina melanjutkan, saat ini, banyak negara yang berlomba untuk memproduksi baterai.

Ini karena prospek kendaraan listrik yang semakin diminati oleh masyarakat, serta pertimbangan untuk pengurangan emisi karbon di dunia.

Baca Juga: Samsung Kembangkan Model Baterai Baru untuk Hp Galaxy, Teknologinya Diadopsi dari Mobil Listrik

"Tentunya semua negara berlomba-lomba untuk memproduksi baterai. Siapa yang paling efisien, murah, dan baik produksinya, maka dia lah yang akan menjadi selling point," kata Lina.

Di sisi lain, Lina mengatakan minat masyarakat Indonesia akan mobil listrik menunjukkan tren positif.

Secara global, Toyota telah menjual setidaknya 2,5 juta kendaraan hijau tersebut, atau 27 persen dari total penjualan.

Sementara di Indonesia, Toyota telah menjual lebih dari 6.500 kendaraan elektrifikasi.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X