• Minggu, 2 Oktober 2022

Tanggapi Soal Wamil Personel BTS, Menhan Korsel Sebut Pengabdian di Militer Akan Tingkatkan Popularitas Artis

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 17:39 WIB
Tanggapi Soal Wamil Personel BTS, Menhan Korsel Sebut Pengabdian di Militer Akan Tingkatkan Popularitas
Tanggapi Soal Wamil Personel BTS, Menhan Korsel Sebut Pengabdian di Militer Akan Tingkatkan Popularitas

SINAR HARAPAN - BOY grup K-pop BTS mungkin masih dapat tampil di atas panggung di luar negeri jika mereka bertugas di militer, kata Menteri Pertahanan Korea Selatan pada Senin, 1 Agustus 2022 waktu setempat.

Menteri Pertahanan Korsel Lee Jong-sup dalam pertemuan parlemen mengatakan bahwa dengan membiarkan BTS terus tampil, militer dapat melayani kepentingan nasional tanpa mempengaruhi sumber daya personel.

"Bahkan jika mereka bergabung dengan militer, akan ada cara untuk memberi mereka kesempatan berlatih dan tampil bersama jika ada jadwal konser di luar negeri," kata Lee, dikutip dari Reuters pada Selasa.

"Karena banyak orang sangat menghargai (artis yang mengabdi) di militer, itu dapat membantu meningkatkan popularitas mereka lebih banyak lagi,” imbunya.

Baca Juga: Lirik Lagu 'Left And Right' Charlie Puth ft. Jungkook BTS Sehari Diupload Langsung Trending!

Terkait dengan hal tersebut, hingga saat ini manajemen BTS, Big Hit, belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Korea Selatan tengah memperdebatkan masalah pemendekan durasi wajib militer (wamil) untuk bintang Kpop menjadi tiga minggu dari yang sebelumnya ditetapkan sekitar dua tahun.

Masalah tersebut menjadi semakin memanas mengingat anggota tertua BTS, Jin, akan menginjak usia 30 tahun pada tahun depan.

Di bawah revisi undang-undang Korsel pada 2019, bintang K-pop yang diakui secara global diizinkan untuk menunda wamil hingga usia 30 tahun.

Baca Juga: Airbnb Berkolaborasi dengan BTS! ARMY Kini Bisa Menginap di Vila Lokasi Show 'BTS IN THE SOOP'

Kebijakan wamil di Korsel menimbulkan kontroversi di mana semua laki-laki berbadan sehat berusia antara 18 dan 28 tahun harus memenuhi tugas mereka.

Ini sebagai bagian dari upaya untuk mempertahankan diri dari senjata nuklir Korea Utara.

Selama bertahun-tahun, Korsel telah mengecualikan wamil bagi orang-orang tertentu, baik diizinkan penundaan atau durasi wamil yang lebih pendek.

Pengecualian diberikan termasuk kepada pemenang medali Olimpiade dan Asian Games serta musisi dan penari klasik yang memenangkan hadiah utama di kompetisi tertentu.

Baca Juga: BTS Dinominasikan dalam 4 Kategori MTV Music Awards, Salah Satunya Bersaing dengan BLACKPINK

Parlemen Korsel saat ini tengah memperdebatkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang akan mempersingkat dinas militer untuk bintang Kpop.

Pada April, seorang pejabat Big Hit mengatakan beberapa anggota mengalami 'masa sulit' karena ketidakpastian atas debat parlemen dan mendesak keputusan terkait wamil sesegera mungkin.

Grup beranggotakan tujuh orang ini pada Juni mengumumkan jeda dari kegiatan musik grup untuk mengejar proyek solo mereka.

Sejak debut mereka pada tahun 2013, BTS telah menjadi bintang bertabur sensasi di seluruh dunia dengan lagu-lagu populer.

Baca Juga: BTS Bakal Rilis 'Theme Song' untuk Piala Dunia FIFA 2022 Kampanye 'Goal of the Century'

Juga kampanye sosial mereka yang bertujuan untuk memberdayakan kaum muda.

BTS menjadi grup Asia pertama yang memenangkan Artist of the Year di American Music Awards tahun lalu.

Mereka juga sempat bertemu dengan Mantan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih pada Mei untuk membahas kejahatan rasial yang menargetkan orang Asia.

Analis di Korea Selatan memperkirakan pada 2018 bahwa BTS akan menyumbang ekonomi negara itu sebesar 56 triliun won atau sekitar Rp638 triliun antara tahun 2014 dan 2023.***

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

I Nyoman Windha, Seniman Gamelan Bali Yang Paripurna

Jumat, 30 September 2022 | 10:19 WIB
X