• Sabtu, 3 Desember 2022

Lirik Lagunya Dinilai Menghina Penyandang Disabilitas, Beyonce Hapus Kata Ini dan Lakukan Perekaman Ulang

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 10:11 WIB
Lirik lagunya dinilai menghina penyandang disabilitas, Beyonce hapus kata ini dan lakukan perekaman ulang (instagram.com/beyonce)
Lirik lagunya dinilai menghina penyandang disabilitas, Beyonce hapus kata ini dan lakukan perekaman ulang (instagram.com/beyonce)

SINAR HARAPAN - BEYONCE akan menghapus penggunaan istilah yang dinilai menghina penyandang disabilitas dalam lagu barunya 'Heated', kata seorang juru bicara pada Senin, 1 Agustus 2022 waktu setempat.

Penggunaan kata 'spaz' dikritik oleh para aktivis karena dianggap bernada ofensif. Megabintang pop AS itu akan merekam ulang lagu tersebut yang merupakan bagian dari album terbaru 'Renaissance'.

"Kata itu, yang tidak digunakan secara sengaja, akan diganti," kata juru bicara Beyonce kepada AFP melalui surat elektronik (email), dikutip pada Selasa.

Ditulis bersama dengan rapper asal Kanada Drake, lagu tersebut menggunakan kata 'spaz' dalam arti sehari-hari.

Baca Juga: Lirik Lagu Baru 'Carolina' Taylor Swift dan Terjemahannya, Lagu Ballad yang Emosional

Ini digunakan untuk menggambarkan tindakan kehilangan kendali yang sementara atau bertindak tidak menentu.

Namun para aktivis disabilitas mencatat bahwa kata tersebut berasal dari kata 'spastis'.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), spastisitas adalah gangguan gerakan yang melibatkan otot kaku dan gerakan canggung yang dialami oleh 80 persen penderita cerebral palsy.

Pengalaman serupa juga pernah dialami penyanyi Lizzo pada Juni yang merekam ulang lagunya 'Grrrls' untuk menghapus istilah yang dianggap menghina kelompok tertentu.

Baca Juga: Gokil, Britney Spears Comeback! Berkolaborasi dengan Legenda Musik Elton John Akan Garap Ulang Lagu Ini

Aktivis disabilitas dari Australia Hannah Diviney mengatakan penyertaan kata tersebut oleh Beyonce bagaikan sebuah tamparan bagi komunitas disabilitas.

Ini juga menjadi tamparan bagi upaya kemajuan yang sebelumnya dibuat terkait kasus pada Lizzo.

"Kurasa aku akan terus memberi tahu seluruh industri untuk 'melakukan yang lebih baik' sampai kata berkonotasi penghinaan itu menghilang dari dunia musik," kata Diviney melalui cuitannya di Twitter.

Album studio ketujuh Beyonce 'Renaissance' dirilis pada Jumat (29/7). Album tersebut telah mendapatkan ulasan positif terutama terkait dengan nuansa disko dan electronic dance.

Baca Juga: Gaun Beyonce, JLo, Hingga Julia Roberts Dilelang di eBay

Kolaborator lain di album tersebut juga termasuk Nile Rodgers, Skrillex, penyanyi Nigeria Tems, Grace Jones, Pharrell, dan suami Beyonce, Jay-Z.

Dalam sebuah unggahan di Instagram segera setelah rilis album, Beyonce mengatakan bahwa membuat album memungkinkannya mendapat tempat untuk bermimpi.

Juga menemukan pelarian di tengah waktu yang menakutkan bagi dunia. "Niat saya adalah menciptakan tempat yang aman, tempat tanpa penghakiman," tulis Beyonce.

"Tempat untuk bebas dari perfeksionisme dan terlalu banyak berpikir. Tempat untuk berteriak, melepaskan, merasakan kebebasan,” tulisnya lagi.

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X