• Jumat, 30 September 2022

Elon Musk vs Twitter: Elon dan Twitter Saling Tuding Memperlambat Proses Dokumen untuk Persidangan

- Kamis, 28 Juli 2022 | 11:47 WIB
Elon Musk vs Twitter: Elon dan Twitter saling tuduh memperlambat proses penyediaan dokumen untuk persidangan. (ANTARA/REUTERS/DADO RUVIC)
Elon Musk vs Twitter: Elon dan Twitter saling tuduh memperlambat proses penyediaan dokumen untuk persidangan. (ANTARA/REUTERS/DADO RUVIC)

SINAR HARAPAN - TWITTER menyetujui permintaan Elon Musk untuk jadwal sidang soal pembatalan pembelian perusahaan pada Oktober dan mengharapkan sidang cepat selesai.

Twitter, dikutip dari Reuters, Kamis, menginginkan sidang itu selesai dalam lima hari dalam kasus Elon Musk vs Twitter ini.

Musk mengatakan dia butuh waktu untuk menyelesaikan penyelidikan menyeluruh soal, menurut dia, kesalahan Twitter dalam jumlah akun palsu yang menjadi awal masalah pembatalan pembelian Elon Musk vs Twitter.

Baca Juga: Elon Musk Kalah Langkah dengan Twitter, Pengadilan Putuskan Tak Akan Menunda Persidangan Hingga 2023

Perihal akun palsu ini menjadi alasan utama Musk mundur dari rencana membeli Twitter senilai 44 miliar dolar Amerika Serikat. Menurut dia, ini melanggar kesepakatan bisnis.

Elon Musk semula menginginkan jadwal sidang pada Februari tahun depan, namun, hakim mengatakan sidang berlangsung dalam tiga bulan ke depan. Dia akhirnya memilih 17 Oktober.

Twitter menyatakan soal akun palsu adalah pengalihan isu, mereka mendukung sidang segera dilakukan supaya Musk tetap pada kesepakatan pembelian perusahaan.
 
 
Penundaan ini, kata Twitter, merugikan perusahaan. Dalam berkas pengadilan, Twitter menyatakan Elon Musk tidak memberikan komitmen sidang selesai dalam lima hari.
 
Hal ini seperti yang diperintahkan hakim pengadilan Delaware, Kathleen McCormick.
 
"Twitter menginginkan komitmen tersebut karena ia yakin tujuan Musk adalah menunda sidang, supaya perintah ekspedisi pengadilan tidak bisa dilakukan dan dengan demikian, menghindari keputusan atas kewajiban kontraktualnya," kata Twitter.
 

Pengacara Musk tidak memberikan komentar atas isu ini. Twitter membantah klaim pihak Elon Musk bahwa perusahaan bekerja lambat dalam menjawab permintaan dokumen.

Twitter mengatakan bahwa Elon Musk yang memperlambat pekerjaan karena tidak mau menanggapi protes perusahaan.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

I Nyoman Windha, Seniman Gamelan Bali Yang Paripurna

Jumat, 30 September 2022 | 10:19 WIB
X