Profil Errol Musk, Ayah Elon Musk yang Disebut Pebisnis Zamrud dan Punya Anak dari Putri Tirinya Sendiri

- Sabtu, 16 Juli 2022 | 15:17 WIB
Profil Errol Musk, ayah Elon Musk (kiri) yang disebut punya tambang zamrud dan Miliki anak dari anak tirinya sendiri, Jana (kanan) (Urban Bandung)
Profil Errol Musk, ayah Elon Musk (kiri) yang disebut punya tambang zamrud dan Miliki anak dari anak tirinya sendiri, Jana (kanan) (Urban Bandung)

Namun, dalam sebuah wawancara tahun 2019 untuk Harper's Bazaar, Maye mengatakan Errol melecehkannya secara emosional dan fisik.

"Dia pandai membuat hidup sengsara—itu pasti. Dia bisa mengambil situasi apa pun tidak peduli seberapa baik itu dan membuatnya buruk," kata Elon dalam buku Vance.

Baca Juga: Elon Musk, Tesla, dan SpaceX Digugat Investor Dogecoin Rp3.824 Triliun atas Tuduhan Skema Piramida

Elon mengatakan hal serupa dalam wawancara Rolling Stone 2017, menyebutnya sebagai 'manusia yang mengerikan.'

Errol memberi tahu Rolling Stone melalui email bahwa dia telah dituduh sebagai gay, misogini, pedofil, pengkhianat namun dia mencintai anak-anaknya dan siap melakukan apa pun untuk mereka.

Errol mengatakan kepada Business Insider Afrika Selatan pada tahun 2018 bahwa dia 'benar-benar mengerikan' selama pernikahannya dengan Maye.

Baca Juga: SpaceX Pecat Lima Karyawan yang Menyusun dan Mengedarkan Surat Mengkritik Elon Musk

 

Selain hubungannya dengan keluarganya, Errol dilaporkan menentang Apartheid dan bertugas di Dewan Kota Pretoria, menurut New York Post.

Selain menjadi insinyur yang sangat berbakat, seperti yang ditulis Elon dalam buku Vance ada beberapa perdebatan tentang status keuangan Errol.

Dalam wawancara Harper 2019, Maye mengatakan Errol sangat kaya. Errol mengatakan bahwa dia memiliki setengah dari tambang zamrud di Afrika Selatan.

Baca Juga: Elon Musk dan Keempat Anaknya Temui Paus Fransiskus Secara Privat di Vatikan, Apa yang Dibahas?

Namun, tetapi Elon membantahnya dalam sebuah Tweet, menulis, "Dia tidak memiliki tambang zamrud dan saya bekerja sambil kuliah, berakhir dengan sekitar USD100 (Rp1,5 juta)."

Sementara Elon hidup kekurangan uang, tulis Vance, bukunya juga mengatakan Errol memberi Elon USD28.000 (Rp418 juta) saat dia sedang membangun Zip2.

The Daily Mail menulis bahwa Errol adalah seorang jutawan pada usia 30.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X