• Jumat, 1 Juli 2022

Aktivis Kriminal dan Investigasi Minta Senat Thailand Periksa Bukti Darah di Speedboat Tangmo Nida

- Selasa, 24 Mei 2022 | 15:00 WIB
Artis TV papan atas Thailand, Nida 'Tangmo' Patchaveerapong yang tewas setelah jatuh ke sungai Chao Phraya pada Kamis, 24 Februari 2022. (Instagram.com/melonp.official)
Artis TV papan atas Thailand, Nida 'Tangmo' Patchaveerapong yang tewas setelah jatuh ke sungai Chao Phraya pada Kamis, 24 Februari 2022. (Instagram.com/melonp.official)

SINAR HARAPAN - KASUS kematian tragis Tangmo Nida masih terus jadi perhatian publik. Beberapa pihak di Thailand bahkan meminta senat mendorong pihak berwenang melakukan pemeriksaan ulang terhadap bukti-bukti yang ada.

Permintaan pemeriksaan ulang bukti salah satunya datang dari aktivis Kriminal dan Investigasi Atchariya Ruangrattanapong.

Ia mengklaim telah mengirim permintaan ke ketua komite Senat Senator Somchai Sawangkarn, untuk melakukan pemeriksaan noda darah di speedboad yang digunakan Tangmo Nida di malam kecelakaannya.

Baca Juga: Bantah Atchariya, Polisi Thailand Tegaskan Tidak Ada Bukti atau Saksi Palsu dalam Kasus Kematian Tangmo Nida

Atchariya meminta panel mendesak Kementerian Kehakiman Thailand memerintahkan departemen yang berwenang melakukan pemeriksaan ulang noda darah di perahu yang ditumpangi enam orang di malam nahas terbunuhnya Tangmo Nida.

Atchariya mengatakan memiliki bukti baru yang menunjukkan aktris TV Thailand itu terbunuh karena serangan fisik. 

Dia berharap senat bisa memerintahkan Departemen Investigasi Khusus (DSI) untuk melakukan pemeriksaan noda darah di speedboat karena dia memiliki bukti baru yang menunjukkan Tangmo dibunuh.

Baca Juga: Kesimpulan Kematian Tangmo Nida: Polisi Perlihatkan Bukti Luka Akibat Baling-baling Kapal, Warganet Protes

"Kecuali DSI melakukan pemeriksaan noda darah untuk kita, itu akan menunjukkan bahwa mereka tidak akan menerima kasus ini sebagai kasus khusus," ujarnya seperti dikutip dari Pattaya Mail.

"Saya rasa tak akan tidak ada noda darah di kapal karena salah satu dari lima orang di kapal sudah memberi saya informasi. Bahkan jika noda darah dicuci dengan larutan, noda itu akan tetap ada," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Pattaya Mail

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X