Mana yang Lebih Baik: Mendahulukan Bayar Utang Puasa Ramadhan atau Puasa Syawal? Simak Penjelasannya

- Senin, 9 Mei 2022 | 13:17 WIB
Ilustrasi - Puasa. (Vecteezy)
Ilustrasi - Puasa. (Vecteezy)

SINAR HARAPAN - DI BULAN Syawal ini, umat Islam memiliki tambahan ibadah yang bernilai pahala besar, yaitu puasa Syawal.

Namun, banyak masyarakat yang masih bingung manakah yang lebih baik, mengqadha atau membayar utang puasa Ramadhan terlebih dulu atau langsung melaksanakan ibadah puasa Syawal.

Jika kamu masih bingung, simak penjelasan dari MUI DKI Jakarta berikut soal mana yang lebih baik dilakukan terlebih dahulu.

Baca Juga: Resep Sop Buah Segar ala Chef Wilgoz, Gampang Dibuat, Redakan Dahaga, dan Enak! Cocok untuk Buka Puasa

Berdasarkan pemaparan, ada tiga cara yang bisa dilakukan berdasarkan pandangan ulama yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa perbedaan ulama adalah rahmat bagi kita umatnya. Kita dapat memilih salah satu di antaranya.

Pertama, menqadha puasa lebih utama didahulukan daripada puasa Syawal, sebab amalan sunah tidak akan diterima jika amalan wajib belum ditunaikan.

Bagi mereka yang kuat berpuasa dan tidak punya halangan syari seperti sakit, musafir atau haid sebaiknya melakukan pandangan pertama ini.

Baca Juga: Resep Takjil ala Kimbab Family: Cuma Butuh Minuman Kaleng, Jelly, dan Buah! Menu Gampang Buat Berbuka Puasa

Kedua, boleh mendahulukan Syawal daripada qadha Puasa. Sebab sekalipun puasa qadha hukumnya wajib, namun dari segi waktu sifatnya muwassa atau fleksibel dan bisa dilakukan hingga Ramadhan berikutnya.

Sementara puasa Syawal sifatnya mudhayyaq (terbatas) di bulan Syawal saja. Bagi mereka yang khawatir pada dirinya ada halangan syari seperti musafir, haid, sakit, atau bahkan pekerjaan berat, sementara ia tidak mau menggabungkannya, maka boleh mendahulukan puasa Syawal daripada puasa qadha.

Ketiga, boleh menggabungkan niat dua puasa yang nilai hukumnya berbeda yakni wajib dan sunah. Jadi puasa Syawal diikutkan dalam niat puasa qadha.
 
 
Artinya puasa qadha dilakukan di bulan Syawal dengan mengharap pahala bulan Syawal sebagaimana yang tersebut dalam Hadis tentang keutamaan bulan Syawal. Pendapat ini bagi mereka yang memang biasanya berpuasa amat sulit dilakukan karena berbagai faktor. 
 
Bagaimana, semoga tidak bingung lagi ya. Selamat menjalankan ibadah puasa Syawal.***

 

Editor: Rosi Maria

Sumber: MUI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X