• Kamis, 6 Oktober 2022

Diputuskan Bukan Pembunuhan, Ibunda Tangmo Nida Berencana Ajukan Tuntutan Perdata Lebih dari Rp13 Miliar

- Rabu, 27 April 2022 | 17:00 WIB
Artis Thailand Tangmo Nida yang tewas karena jatuh di speedboat di Sungai Chao Phraya pada 24 Februari 2022. (Instagram.com/melonp.official.)
Artis Thailand Tangmo Nida yang tewas karena jatuh di speedboat di Sungai Chao Phraya pada 24 Februari 2022. (Instagram.com/melonp.official.)

SINAR HARAPAN - POLISI telah meneruskan berkas penyelidikan atas kematian Nida Patcharaveerapong atau Tangmo Nida pada 24 Februari kepada jaksa penuntut umum.

Ini dilakukan polisi setelah menyimpulkan kematian aktris itu disebabkan oleh tindakan sembrono orang-orang di kapal bersamanya seperti dilansir Bangkok Post.

Polisi  akan meminta kejaksaan untuk mendakwa enam tersangka atas tuduhan termasuk membahayakan sembrono yang menyebabkan kematiannya.

Baca Juga: Terbukti Akibatkan Kematian, Berikut Dakwaan Polisi pada Keenam Tersangka di Kasus Kematian Tangmo Nida

Komisaris Besar Kepolisian Daerah 1, Letjen Pol Jirapat Phumjit, mengatakan penyidik ​​yakin dengan bukti yang mereka miliki dan keterangan saksi bahwa Tangmo meninggal setelah jatuh ke Sungai Chao Phraya dari belakang speedboat yang dia tumpangi bersama rekan-rekannya pada Kamis, 24 Februari 2022.

Setelah dia jatuh ke dalam air, hisapan yang dihasilkan oleh baling-baling kapal menariknya ke arah bilah, yang mengakibatkan 26 luka di tubuhnya, yang terbesar ditemukan di sisi dalam paha kanannya, katanya.

Tidak ada jejak narkotika dan/atau zat lain yang mungkin melumpuhkannya ditemukan dalam sistem tubuhnya. Pemeriksaan forensik formal menyimpulkan bahwa penyebab kematiannya karena tenggelam, tambahnya.

Baca Juga: Update! Akhirnya Diumumkan Polisi Bukan Pembunuhan, Berikut Kesimpulan Investigasi Kasus Kematian Tangmo Nida

Penyelidik menyimpulkan tidak ada cara untuk memverifikasi klaim yang dibuat oleh salah satu teman Tangmo bahwa dia secara tidak sengaja terpeleset dari kapal saat melepaskan dirinya di buritan, karena tidak ada saksi yang membuktikan hal itu.

Pol Letjen Jirapat mengatakan para saksi diyakini jujur ketika mereka mengatakan mereka tahu seseorang telah pergi ke belakang kapal dan kemudian menghilang.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Bangkok Post

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X