• Sabtu, 3 Desember 2022

Heboh Infeksi Salmonella pada Anak-anak Gegara Kinder Joy, Pahami Gejala dan Cara Pencegahannya Berikut, Moms

- Selasa, 12 April 2022 | 12:11 WIB
Ilustrasi - Anak yang sakit perut karena infeksi salmonella. Waspadai gejala dan pencegahannya berikut ini. (Vecteezy)
Ilustrasi - Anak yang sakit perut karena infeksi salmonella. Waspadai gejala dan pencegahannya berikut ini. (Vecteezy)

SINAR HARAPAN - BEBERAPA waktu belakangan ini, kasus infeksi penyebaran bakteri salmonella akibat coklat Konder atau Konder Joy tentu membuat orangtua was-was.

Selain dijual luas di Indonesia, coklat Kinder Joy sendiri sangat disukai oleh anak-anak sehingga membuat orangtua tentu khawatir soal kehigienisannya.

Infeksi salmonella (salmonellosis) sebenarnya adalah penyakit bakteri umum yang mempengaruhi saluran usus. Bakteri Salmonella biasanya hidup di usus hewan dan manusia dan dikeluarkan melalui feses.

Baca Juga: Gegara Coklat Kinder Joy Ratusan Anak-anak di Eropa Terinfeksi Salmonella, BPOM RI Putuskan Langkah Berikut

Manusia paling sering terinfeksi salmonella melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Biasanya, orang dengan infeksi salmonella tidak memiliki gejala seperti dilansir dari CDC AS.

Dalam beberapa kasus, diare yang terkait dengan infeksi salmonella dapat menyebabkan dehidrasi sehingga memerlukan perawatan medis. sesegera mungkin.

Sebagian besar infeksi salmonella dapat diklasifikasikan sebagai flu perut (gastroenteritis). Kemungkinan tanda dan gejala infeksi salmonella termasuk:

  1. Mual
  2. Muntah
  3. Kram perut
  4. Diare
  5. Demam
  6. Panas dingin
  7. Sakit kepala
  8. Darah dalam tinja

Baca Juga: Waspada, Ini Gejala-gejala Infeksi Omicron XE: Termasuk Diare dan Nyeri Punggung

Tanda dan gejala infeksi salmonella umumnya berlangsung dua sampai tujuh hari. Diare dapat berlangsung hingga 10 hari, meskipun mungkin diperlukan beberapa bulan sebelum usus kembali normal.

Beberapa jenis bakteri salmonella menyebabkan demam tifoid, penyakit yang terkadang mematikan.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: CDC AS

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X