• Minggu, 4 Desember 2022

Perkembangan Kasus Tangmo Nida: Gatick Sebut Beri Pernyataan Palsu Karena Pengacara 'M'

- Jumat, 8 April 2022 | 10:20 WIB
(Kiri-kanan) Mendiang Tangmo Nida dan manajernya Idsarin Juthasuksawat atau Gatick dalam postingan media sosial Tangmo yang diunggah 30/12/2021. (Instagram.com/melonp.official)
(Kiri-kanan) Mendiang Tangmo Nida dan manajernya Idsarin Juthasuksawat atau Gatick dalam postingan media sosial Tangmo yang diunggah 30/12/2021. (Instagram.com/melonp.official)

SINAR HARAPAN - KEBENARAN yang telah lama ditunggu-tunggu mungkin akhirnya terungkap dalam kasus Nida Patcharaveerapong atau Tangmo.

Manajernya, Idsarin Juthasuksaway atau Gatick mengaku memberikan pernyataan palsu tentang apa yang terjadi di kapal pada malam naas aktris tv Thailand itu tenggelam di Sungai Chao Phraya pada bulan Februari.

Polisi juga masih mencari pria lain yang tidak berada di kapal pada malam itu, tetapi diduga telah melatih kelima orang seperahu itu bagaimana mengatur kebohongan mereka, sehingga menyesatkan polisi dalam penyidikan kasus ini seperti dilansir dari Thaiger.

Baca Juga: Perkembangan Kasus Kematian Tangmo Nida: Sand Bebas dengan Jaminan 200.000 Baht

Pada hari Senin, 4 April 2022 Gatick melaporkan diri ke polisi mengenai pernyataan palsu sebelumnya. Setelah pertemuan tiga jam dengan polisi, Gatick mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah mengaku memberikan pernyataan palsu kepada penyelidik.

Dia menyangkal bahwa dia pernah mengatakan Tangmo pergi ke belakang kapal untuk buang air kecil. Polisi menolak untuk membocorkan rincian pengakuan wanita itu.

Menurut wartawan di tempat kejadian, Gatick telah mengunjungi kantor polisi untuk mengakui kepada penyelidik pernyataan palsunya bahwa dia tidak minum anggur di atas kapal pada malam Tangmo tenggelam.

Baca Juga: Update Kasus Kematian Tangmo Nida: Sejauh Ini, Baru Gatick yang Mengakui Tuduhan Polisi

Dia mengatakan bahwa enam teman berperahu itu sebenarnya telah minum lebih dari tiga botol anggur. Dia mengklaim bahwa itu adalah satu-satunya hal yang tidak benar yang ia katakan. Rincian lain dari ceritanya tetap sama.

Dia telah didakwa memberikan pernyataan palsu kepada polisi, yang dapat membahayakan orang lain. Ia diharuskan membayar denda tidak lebih dari 4.000 Baht (Rp1,7 juta) dan hukuman penjara maksimal 2 tahun.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Thaiger.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X