• Senin, 5 Desember 2022

Perkembangan Kasus Kematian Tangmo Nida: 'Sand' Mengelak Melakukan Kesalahan

- Selasa, 5 April 2022 | 10:23 WIB
Rekan satu perahu bersama Tangmo Nida, Wisapat 'Sand' Manomairat. (Facebook.com/Wisapat Monomairat)
Rekan satu perahu bersama Tangmo Nida, Wisapat 'Sand' Manomairat. (Facebook.com/Wisapat Monomairat)

SINAR HARAPAN - REKAN seperahu Nida Patcharaveerapong atau Tangmo Nida, Wisapat Manomairat diperiksa di kantor polisi Nonthaburi pada Minggu, 3 April 2022.

Setelah tiga jam berada di dalam kantor polisi, Wisapat atau Sand keluar untuk menyangkal ia telah melakukan kesalahan kepada wartawan yang berkumpul di luar seperti dikutip dari Coconuts Bangkok.

Ia bersikeras kesaksian aslinya tentang Tangmo Nida yang kehilangan keseimbangan saat buang air kecil di sisi kapal akurat.

Baca Juga: UPDATE Kelima Orang Seperahu dengan Tangmo Akan Dijerat Polisi dengan Pelanggaran Terkait Kematian

Kecurigaan publik mempertanyakan apakah Sand melepaskan Tangmo pada saat itu untuk menghindari dirinya jatuh.

"Yang benar adalah kesaksian saya sejak awal," katanya ketika ditanya apakah Tangmo telah memegangi kakinya.

Sand yang berusia 35 tahun adalah orang ketiga yang didakwa, setelah pemilik kapal Danupat Por Lerttaweewit dan operatornya, Paiboon Robert Trikanjananun.

Baca Juga: Update Kasus Kematian Tangmo Nida: Tersangka Ketiga 'Sand', Menyerahkan Diri ke Polisi Minggu Sore

Kedua pria tersebut didakwa melakukan kelalaian pada Maret setelah diketahui bahwa Paiboon berada di kemudi dan menyebabkan kapal yang melaju di Chao Phraya kehilangan kendali, menyebabkan Tangmo jatuh dan kemungkinan terluka parah oleh baling-baling.

Dakwaan pada Sand terjadi sehari setelah video viral ia berpesta di kapal pesiar dekat Jembatan Rama VIII, di daerah yang sama Tangmo tenggelam. Publik menuduhnya tidak peka dan bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Coconuts.co

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X