• Senin, 4 Juli 2022

UPDATE! Kelima Orang Seperahu dengan Tangmo Akan Dijerat Polisi dengan Pelanggaran Berikut

- Selasa, 5 April 2022 | 09:24 WIB
Tangmo Nida, aktris tv papan atas Thailand yang jatuh ke sungai Chao Phraya pada Kamis, 24 Februari 2022. (Instagram.com/melonp.official)
Tangmo Nida, aktris tv papan atas Thailand yang jatuh ke sungai Chao Phraya pada Kamis, 24 Februari 2022. (Instagram.com/melonp.official)

SINAR HARAPAN - KELIMA rekan mendiang aktris TV Nida Patcharaveerapong, alias Nida 'Tangmo' Patchaveerapong yang berada di atas speed boat pada Kamis 27 Februari 2022 malam dia jatuh ke Sungai Chao Phraya di provinsi Nonthaburi dan tenggelam, didakwa dengan berbagai pelanggaran oleh polisi.

Wakil Komisaris Polisi Wilayah 1 Pol Mayor Jenderal Udon Yomcharoen, yang juga bertindak sebagai juru bicara polisi dalam kasus penting ini, mengatakan pada Senin, 4 Maret 2022 bahwa polisi akan meminta surat perintah penangkapan dari pengadilan provinsi Nonthaburi, untuk penangkapan tersebut seperti dilansir dari Thai PBS World.

Salah satu pria diduga telah melatih lima tersangka tentang bagaimana mereka harus berurusan dengan polisi setelah insiden fatal pada malam Tangmo Nida jatuh dari speed boat.

Baca Juga: Update Kasus Kematian Tangmo Nida: Tersangka Ketiga 'Sand', Menyerahkan Diri ke Polisi Minggu Sore

Dia juga mengatakan, jika pengadilan menolak permintaan polisi untuk surat perintah, polisi yang menangani kasus itu akan memanggilnya untuk dimintai keterangan. 

Pemilik kapal, Thanupat Lerttaweewit atau Por, dan juru mudi, Paiboon Robert Trikanchananan, telah didakwa dengan kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain, memberikan pernyataan palsu kepada polisi dan melanggar Undang-Undang Navigasi di Perairan Thailand.

Wisapat Manomairat atau Sand, yang kemarin melaporkan dirinya ke polisi, juga didakwa dengan kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain.

Baca Juga: Update Terbaru Kasus Tangmo Nida: Pengadilan Perintahkan Penangkapan Sand Karena Tuduhan Berikut

Tersangka keempat dan kelima, Nitas 'Job' Kiratisoothisathorn dan Idsarin Gatick Juthasuksawat, manajer pribadi Nida, melapor ke polisi secara terpisah hari ini.

Job menghadapi tuduhan melanggar hukum maritim dan menghancurkan barang bukti, sementara Gatick menghadapi tuduhan memberikan pernyataan palsu kepada polisi, menurut Mayor Jenderal Pol Udon.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Thai PBS World

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X