• Jumat, 1 Juli 2022

Update Kasus Kematian Tangmo Nida: Tersangka Ketiga 'Sand', Menyerahkan Diri ke Polisi Minggu Sore

- Senin, 4 April 2022 | 10:22 WIB
Tangmo Nida, aktris tv papan atas Thailand yang tewas karena tenggelam di sungai Chao Phraya, Bangkok, Thailand. (Instagram.com/melonp.official)
Tangmo Nida, aktris tv papan atas Thailand yang tewas karena tenggelam di sungai Chao Phraya, Bangkok, Thailand. (Instagram.com/melonp.official)

SINAR HARAPAN - TERSANGKA ketiga dalam penyelidikan kematian aktris TV Nida Patcharaveerapong alias 'Tangmo', menyerahkan diri ke polisi Nonthaburi pada Minggu 3 April 2022 sore untuk menjelaskan tuduhan kelalaian yang mengakibatkan kematian Nida seperti dilansir dari Thai PBS.

Wisapat Manomaikrat atau Sand, yang surat perintah penangkapannya telah dikeluarkan oleh pengadilan provinsi Nonthaburi, menghindari sekelompok wartawan dan fotografer yang menunggu kedatangannya di depan kantor polisi.

Mobil yang ia tumpangi telah mengitari kantor polisi beberapa kali sebelum ia akhirnya turun dan bergegas masuk.

Baca Juga: Update Terbaru Kasus Tangmo Nida: Pengadilan Perintahkan Penangkapan Sand Karena Tuduhan Berikut

Wisapat kemudian diamankan di dalam kantor inspektur polisi, Kolonel Pol Jaturon Anurakbundit, untuk dimintai keterangan.

Petugas mengatakan kepada wartawan bahwa Wisapat didampingi oleh pengacaranya dan dia menyiapkan jaminan untuk menyelamatkan dirinya setelah interogasi, yang masih berlangsung hingga malam hari.

Wisapat dilaporkan oleh polisi sebagai orang terakhir yang bersama Tangmo Nida di atas speed boat pada Kamis 24 Februari 2022 malam, ketika aktris tv tersebut jatuh ke Sungai Chao Phraya dan tenggelam.

Baca Juga: Laporan Forensik Kedua: Baju Tangmo Waktu Diotopsi Berbeda dengan Pakaian di Hari Kematiannya, Kok Bisa?

Ada empat orang lainnya yang bersama mereka di kapal tersebut. Dua dari mereka, Tanupat Por Lerttaweewit, pemilik perahu, dan juru mudi Paiboon Robert Trikanchananan telah didakwa dengan kelalaian.

Keduanya dituduh mengakibatkan kematian orang lain, memberikan pernyataan palsu kepada polisi, dan menghancurkan barang bukti.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: Thai PBS World

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X