• Jumat, 1 Juli 2022

Penggemar Olahraga Kardio? Berikut 5 Nutrisi Penting di Bulan Ramadhan

- Senin, 21 Maret 2022 | 10:31 WIB
Ilustrasi - Berikut 5 nutrisi yang penting untuk penggemar olahraga kardio selama Ramadhan. (Unsplash)
Ilustrasi - Berikut 5 nutrisi yang penting untuk penggemar olahraga kardio selama Ramadhan. (Unsplash)

SINAR HARAPAN - BANYAK manfaat dari olahraga yang membantu kesehatan mental dan tubuh. Olahraga dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan, mengurangi risiko kematian, juga membantu menyeimbangkan berat badan.

Olahraga juga melindungi tulang dan risiko osteoporosis dan membantu kita memiliki citra tubuh yang lebih baik. Hal yang paling penting dari membiasakan olahraga adalah dilakukan secara teratur. Bahkan olahraga kardio seminggu sekali atau dua kali akan membantu Anda dalam jangka panjang. 

Memasuki Ramadhan, kita harus memperhatikan asupan nutrisi agar bisa tetap produktif bekerja sambil berolahraga. Salah satu olahraga kardio yang mudah dan murah, lari atau jalan kaki mungkin bisa jadi pilihan Anda. Memang di bulan Ramadan renang lebih baik untuk dihindari akibat risiko air kolam tertelan saat berpuasa.

Baca Juga: Ingat, Jangan Lupa Bayar Qadha Puasa Ramadhan, Ya! Berikut Niat, Bacaan, dan Artinya

Berikut lima nutrisi penting bagi Anda penggemar olahraga kardio selama Ramadhan.

1. Karbohidrat si sumber energi

Karbohidrat dapat ditemukan dalam makanan seperti buah-buahan, produk susu, dan pati seperti nasi, roti, dan pasta. Ini adalah sumber energi yang paling penting bagi tubuh.

Konsumsi karbohidrat satu jam sebelum olahraga sehingga blebih baik jika Anda berolahraga setelah berbuka puasa atau setelah sahur. Sertakan sedikit protein untuk memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan secara efektif.

Baca Juga: Tips Olahraga Setelah Ramadhan, Lakukan Perlahan dan Bertahap

Anda bisa mendapatkan karbohidrat sehat dari susu dan buah, atau yoghurt dengan buah beri. Mengonsumsi jumlah karbohidrat yang tepat sebelum berolahraga dapat membantu memaksimalkan olahraga Anda.

2. Protein membantu membangun jaringan yang rusak

Protein yang ditemukan dalam daging, susu, telur, dan kedelai. Protein membantu memperbaiki dan membangun kembali jaringan dan otot yang 'rusak' selama aktivitas fisik kita.

Kedelai adalah sumber protein yang baik karena merupakan salah satu dari sedikit protein nabati lengkap yang mengandung semua sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi tubuh. Anda juga bisa mendapatkan protein dari dada ayam, daging sapi, susu dan keju.

Baca Juga: Pakar: Rasa Kantuk Selama Ramadhan Bukan Gara-gara Puasa

3. Lemak sumber bahan bakar dalam olahraga intensitas tinggi

Lemak berfungsi sebagai sumber energi penting dan bahan bakar, terutama selama intensitas kardio sedang yang berlangsung untuk waktu yang lama misalnya joging.

Tubuh akan menggunakan lebih banyak lemak daripada karbohidrat untuk bahan bakar. Ini terjadi karena tubuh berupaya untuk menghemat karbohidrat yang disimpan dalam hati dan otot.

Pilih lemak yang bermanfaat misanya minyak zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Hindari lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung seperti makanan cepat saji atau gorengan.

Baca Juga: Strategi Pasien Diabetes Berpuasa Ramadhan, Olahraga Hingga Makan

4. Vitamin dan mineral penting untuk menjaga fungsi tubuh

Vitamin dan mineral yang di dalam tubuh membantu menjaga keseimbangan dalam fungsi sistem. Ini bisa Anda dapatkan dari buah-buahan dan sayuran.

Selama berolahraga, tubuh akan berkeringat, yang juga menghilangkan mineral penting dari tubuh. Jika Anda memilih untuk berolahraga selama lebih dari satu jam, energi dan minuman mineral sangat dianjurkan untuk menggantikan cairan dan mineral yang hilang.

5. Air penting karena mempengaruhi kinerja tubuh

Tubuh manusia terdiri dari 70 persen air, itulah sebabnya tetap terhidrasi sangat penting. Air membantu memberikan nutrisi ke sel dan memainkan peran penting dalam menghilangkan keringat.

Baca Juga: Cara Turunkan Berat Badan Sambil Puasa Ramadhan

Pastikan untuk tidak kehilangan lebih dari dua persen dari berat badan dalam cairan selama olahraga, karena dapat mengurangi kekuatan tubuh dan mempengaruhi kinerja.

Jika Anda berolahraga secara teratur, periksa berat badan sebelum dan sesudah olahraga untuk melacak kehilangan air dan pastikan untuk mengganti kerugian tersebut.

Untuk setiap pon berat badan yang hilang selama olahraga, ganti dengan 2-3 gelas air, atau 1 liter air untuk setiap kilogram yang hilang selama olahraga.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X