• Selasa, 6 Desember 2022

Bunda, Ini Perbedaan Cokelat Compound dan Couverture

- Minggu, 20 Maret 2022 | 18:14 WIB
Ilustrasi - Berikut perbedaan coklat compound atau cokelat couverture. (Unsplash)
Ilustrasi - Berikut perbedaan coklat compound atau cokelat couverture. (Unsplash)

SINAR HARAPAN - SAAT membuat makanan berbahan dasar cokelat di rumah, mungkin Anda akan membutuhkan untuk menggunakan cokelat compound atau cokelat couverture. Apa sih perbedaannya kedua jenis cokelat ini?

Brand Executive Embassy Chocolate, Karina Andjani Putri, di Jakarta, Rabu (16/3), menuturkan perbedaan antara cokelat compound dan cokelat couverture. Perbedaan cokelat couverture dengan cokelat biasa terletak pada jumlah kandungan lemak kakao-nya.

Dibandingkan dengan cokelat biasa yang dipersyaratkan memiliki lemak kakao minimal 18-20 persen, cokelat couverture mengandung lemak kakao minimal 31 persen. Bahan baku cokelat couverture terdiri dari kakao massa dan lemak kakao, sementara cokelat compound terdiri dari kakao bubuk dan lemak nabati.

Baca Juga: Ini Manfaat Kandungan Flavanol dalam Cokelat

Besaran kandungan lemak kakao ini yang memengaruhi fluiditas dan kegunaan cokelat. Sebagai jenis cokelat yang menghadirkan performa tinggi untuk berbagai macam aplikasi, cokelat couverture menjadi pilihan para pelaku usaha makanan dan pencinta cokelat.

Dari sisi titik leleh, cokelat compound lebih tahan suhu panas. Titik lelehnya tinggi, antara 36-42 derajat celcius. Sementara cokelat couverture punya titik leleh rendah, yakni 34 derajat celcius. Cokelat couverture akan terasa meleleh di dalam mulut.

Untuk individu ataupun pelaku industri skala kecil, cokelat compound lebih mudah untuk digunakan karena tidak membutuhkan teknik khusus dalam melelehkannya sehingga memudahkan Anda memasaknya.

Baca Juga: Benarkah Selain Lezat, Cokelat Juga Berkhasiat?

Sementara cokelat couverture harus melewati proses tempering dalam melelehkan cokelat agar rasanya renyah, hasilnya maksimal dan cantik mengilap. Dalam proses tempering, Anda haris menaikkan dan menurunkan suhu cokelat selama proses melelehkan. Butuh kemampuan dan konsentrasi agar proses berjalan mulus. Proses tempering yang gagal membuat cokelat terlihat tidak mulus dan mengilap.

Kerumitan pengolahan cokelat couverture berbanding lurus dengan rasanya. Cokelat couverture memberikan rasa yang lembut dan kompleks. Sedangkan cokelat compound yang lebih mudah diolah kadang memberikan rasa waxy dan lebih simpel dibandingkan couverture. Namun, dari segi harga, cokelat compound memang lebih terjangkau.

Cokelat compound yang lebih gampang diolah dan murah dapat dipertimbangkan. Cokelat couverture dapat digunakan untuk: confectionery seperti praline dan chocolate barenrobingcoating dan moldingbatter/mixture untuk kue dan dough pada roti; filling dalam produk roti, pastry dan cookies; serta dalam pembuatan ganache, mousse, pastry cream hingga chocolate sauce.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X