• Kamis, 11 Agustus 2022

Ingat, Jangan Lupa Bayar Qadha Puasa Ramadhan, Ya! Berikut Niat, Bacaan, dan Artinya

- Minggu, 20 Maret 2022 | 08:06 WIB
Ilustrasi - Berikut bacaan niat untuk qadha puasa Ramadhan. (Alem Omerovic/Vecteezy)
Ilustrasi - Berikut bacaan niat untuk qadha puasa Ramadhan. (Alem Omerovic/Vecteezy)

SINAR HARAPANRamadhan 2022 di depan mata. Tidak jarang orang melewatkan atau melewatkan puasa Ramadhan, baik sengaja maupun tidak sengaja. Islam menawarkan fleksibilitas yang besar dalam hal puasa walau ibadah ini merupakan kewajiban bagi setiap pria dan wanita yang mampu dari agama Islam.

Namun, ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum seseorang dianggap memenuhi syarat untuk berpuasa. Selain itu, dalam keadaan puasa, jika seseorang mengkonsumsi sesuatu yang dapat dimakan secara tidak sengaja, puasanya tetap sah. Selama niat puasa itu murni, puasanya kuat, orang akan diberi pahala atas perbuatannya.

Namun, jika Anda melewatkan puasa dengan sengaja karena haid, sakit, atau sedang menyusui Anda bisa mengganti puasa Ramadhan pada hari-hari setelah Ramadan. Mengganti hari-hari yang terlewat di bulan Ramadhan adalah kewajiban.

Baca Juga: Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadhan pada 1 April

Kewajiban untuk qadha puasa dijelaskan oleh Syekh Sulaiman al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna' seperti dilansir dari NU Online.

لفرض الصوم ان اء التبييت اع النية ليلا لقوله لى الله ليه لم: لم النية ل الفجر لا ام له. لا التبييت لكل لظاهر الخبر.

Artinya: “Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits,” (Lihat Syekh Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, (Darul Fikr, Beirut: 2007 M/1428 H), juz II).

Karenanya, jika seseorang cukup umur untuk berpuasa tetapi tak berpuasa atau jika mereka melewatkan satu atau lebih puasa di bulan Ramadhan, orang harus mengganti hari-hari yang terlewat itu di kemudian hari setelah Ramadhan berakhir.

Baca Juga: Tips Olahraga Setelah Ramadhan, Lakukan Perlahan dan Bertahap

Berikut niat untuk mengganti atau qadha puasa Ramadhan.

Halaman:

Editor: Rosi Maria

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X