• Senin, 4 Juli 2022

5 Makanan Ini Bantu Pasien COVID-19 dalam Pemulihan

- Rabu, 2 Maret 2022 | 13:23 WIB
Salmon mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk pasien COVID-19.
Salmon mengandung asam lemak omega-3 yang baik untuk pasien COVID-19.

JAKARTA - Tahukah Anda, ada hubungan penting antara status gizi Anda, kesehatan kekebalan tubuh, risiko infeksi, dan kemampuan untuk pulih dari penyakit? Seperti yang dilansir Healthline, nutrisi yang buruk dikaitkan dengan peradangan dan stres oksidatif, yang membahayakan kesehatan kekebalan tubuh. Peradangan dan stres oksidatif ini meningkat ketika Anda menderita COVID-19.

COVID-19 berdampak negatif pada status gizi karena mengurangi nafsu makan dan membatasi akses Anda ke makanan bergizi selama masa isolasi namun di sisi lain meningkatkan kebutuhan nutrisi tubuh Anda, seperti vitamin D. Untuk mencegah komplikasi, konsultasikan dulu kebutuhan vitamin dan nutrisi Anda dengan dokter yang menangani Anda agar terhindar dari kontraindikasi dengan obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Berikut beberapa makanan yang bisa membantu Anda pulih dari kondisi positif COVID-19. 

1. Vitamin D

Vitamin D adalah mikronutrien yang paling sering dibahas di antara para ahli gizi untuk pengelolaan COVID-19. Vitamin dan hormon yang larut dalam lemak ini memberikan efek anti-inflamasi dan menekan aktivitas sistem kekebalan yang berlebihan. Vitamin D berinteraksi dengan reseptor ACE2, berpotensi mencegah virus mengikat reseptor ini, dan mengurangi komplikasi terkait dengan COVID-19. Vitamin D juga dapat memainkan peran protektif dan mendukung penyembuhan jaringan yang rusak, terutama di paru-paru. Contoh makanan: minyak hati ikan kod, ikan haring, kuning telur, sarden.

2. Karotenoid dan vitamin A

Karotenoid adalah antioksidan sekaligus pigmen. Nutrisi ini bisa ditemukan di alam di beberapa ganggang berwarna-warni, bakteri, jamur, tanaman, buah-buahan, dan sayuran. Vitamin A adalah antioksidan karotenoid yang larut dalam lemak serta memiliki sifat anti-inflamasi, dan penelitian menunjukkan bermanfaat untuk mengelola pneumonia dan infeksi pernapasan. Dalam kasus COVID-19, vitamin A mengurangi peradangan dan stres oksidatif, meningkatkan respons kekebalan, dan dapat menurunkan tingkat keparahan penyakit. Contoh: hati sapi, hati ayam, keju kambing, wortel mentah, dan baby spinach mentah.

3. Seng

Kekurangan seng telah dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi dan hasil yang lebih buruk pada mereka yang menderita COVID-19. Seng dianggap sebagai salah satu mineral terpenting. Penelitian telah menunjukkan bahwa sifat antioksidan dan anti-inflamasinya dapat mengurangi risiko penyakit jantung, dapat mendukung kesehatan mata, dan sangat penting untuk kesehatan kekebalan tubuh.

Pada COVID-19, seng dapat mengurangi risiko terkena infeksi bakteri pada saat yang sama dan menurunkan aktivitas reseptor ACE2, yang merupakan target dari virus corona baru. Ini juga melindungi kesehatan jaringan paru-paru dan dapat menjadi pengobatan tambahan terapeutik untuk COVID-19. Contoh: daging giling, cokelat hitam, tiram, kacang mete.

Halaman:

Editor: editor4

Tags

Terkini

X