• Senin, 28 November 2022

Ibu Menyusui Positif Covid-19 Boleh Menyusui Bayinya

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 10:29 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Satgas Air Susu Ibu (ISI) Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Wiyarni Pambudi menyebutkan ibu menyusui yang terkonfirmasi positif Covid-19 tetap bisa memberikan ASI Ekslusif untuk buah hatinya. Menurut Wiyarni, berdasarkan hasil penelitian, ASI pada ibu positif Covid-19 memiliki kandungan antibodi yang tinggi.

“Pada ibu yang terkonfirmasi positif ternyata di dalam ASInya, mengalir antibodi Imunoglobulin A dan G, mengalir pula Lactalbumin, Lactoferin dll yang secara spesifik merupakan benteng perlawanan terhadap SARS-CoV-2. Inilah yang disebut imunisasi pasif yang alami, yang diberikan ibu penyintas COVID-19 kepada bayinya,” kata Wiyarni dalam  acara temu media secara virtual pada Peringatan Pekan Menyusui Sedunia, Kamis (5/8/2021).

Wiyarni menambahkan, antivitas antibodi IgA spesifik SARS-CoV-2 dan IgG spesifik dalam air susu penyintas Covid-19 mampu bertahan selama 7-10 bulan pasca infeksi. “Inilah yang dikenal dengan imunisasi pasif yang alami, yang diberikan ibu penyintas Covid kepada bayi yang disusui," jelasnya. ASI tidak hanya menjadi nutrisi yang sempurna, tetapi juga memberikan stimulasi sosioemosi, rangsang, sensorik motorik, dan penguatan daya tahan tubuh, termasuk sebagai penangkal virus.

Karenanya, para ibu diharapkan tidak memutuskan ASI dengan alasan apapun, termasuk terkonfirmasi positif ataupun riwayat kontak dengan seseorang yang didiagnosis terinfeksi Covid-19.

"Tidak ada lagi pilihan lain kecuali kita melindungi dan menyusui demi kesehatan masyarakat. Dengan membangun sistem yang lebih baik dalam kondisi pandemi, termasuk perlindungan terhadap ibu hamil dan menyusui, diberikannya kesempatan bekerja dari rumah sebelum dan sesudah ibu menghabiskan 3 bulan masa cuti maternitas," ungkap Wiyarni.

Menurutnya, jika kondisi tidak memungkinkan, ibu yang positif dan dirawat harus didukung untuk dapat memerah ASI-nya. Namun, jika ibu cukup kuat untuk menyusui, Wiyarni menyarankan untuk melanjutkan dengan mengikuti protokol pencegahan penularan infeksi.

“Ibu yang dirawat harus didukung memerah ASI-ya. Jika ibu cukup kuat memberikan ASI lanjutkan dengan mengikuti protokol pencegahan infeksi,” ujar Wiyarni.

Ada lima tindakan pencegahan penularan yang harus dilakukan ketika ibu terinfeksi Covid-19 memberikan ASI kepada anaknya, yakni :

1. Ibu memakai masker saat menyusui atau memerah ASI.

Halaman:

Editor: editor4

Tags

Terkini

X