• Senin, 15 Agustus 2022

Enam Tanda Tak Lazim Penyakit Jantung

- Jumat, 20 April 2018 | 14:09 WIB
Bibir biru salah satu indikasi penyakit jantung
Bibir biru salah satu indikasi penyakit jantung

KESEHATAN:

Adam TaylorLancaster University

Jantung merupakan organ yang penting bagi kehidupan. Organ ini terletak di dada dan terlindungi dan dia berdetak tanpa menunjukkan tanda yang bisa dilihat oleh mata pemiliknya. Di Barat, di mana satu dari empat orang meninggal dunia karena penyakit kardiovaskular, pentingnya menjaga agar jantung bekerja dengan baik tidak bisa ditawar-tawar lagi. Sayangnya, tanda pertama yang diketahui bahwa jantung seseorang tidak bekerja dengan baik adalah ketika orang tersebut mendapat serangan jantung.

Walaupun Anda tidak bisa melihat jantung Anda berdetak di dada —kecuali dengan teknologi pencitraan khusus— terdapat tanda-tanda eksternal kasatmata yang bisa menunjukkan jika ada yang salah dengan jantung Anda, sebelum Anda mengalami serangan jantung yang dapat menyudahi hidup anda.

1. Lipatan pada daun telinga

Salah satu tanda adalah adanya lipatan pada di daun telinga, yang dikenal sebagai tanda Frank. Tanda Frank mengambil nama dari Sanders Frank, dokter Amerika yang pertama kali mendeskripsikan tanda ini. Berbagai studi menunjukkan adanya hubungan antara lipatan daun telinga dan peningkatan risiko ateroklerosis, penyakit di mana plak menimbun dalam arteri Anda.

Lebih dari 40 studi memperlihatkan hubungan antara ciri di telinga ini dengan peningkatan risiko aterosklerosis. Tidak jelas apa yang menyebabkan hubungan ini, tetapi ada yang menyatakan bahwa hal itu terkait dengan asal embriologis yang sama. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa lipatan-lipatan ini juga berkaitan dengan penyakit serebrovaskular—penyakit pembuluh darah dalam otak.

2. Benjolan-benjolan lemak

Indikator ekternal masalah jantung lainnya adalah benjolan-benj

Indikator ekternal masalah jantung lainnya adalah benjolan-benjolan lemak berwarna kuning—secara klinis dikenal sebagai “xanthoma”. Benjolan ini bisa muncul di siku, lutut, pantat atau kelopak mata. Benjolan-benjolan itu sendiri tidak berbahaya, tapi bisa menjadi tanda adanya persoalan yang lebih besar.

Xanthoma paling banyak dijumpai pada orang-orang dengan penyakit genetik yang disebut hiperkolesterolemia familial. Orang dengan kondisi ini mempunyai kadar “kolesterol jahat” sangat tinggi. Kadar kolesterol ini sangat tinggi sehingga menjadi timbunan di kulit. Masalahnya, timbunan lemak ini juga mendiami arteri yang memasokjantung.

Halaman:

Editor: editor1

Tags

Terkini

X