4 Debt Collector yang Sita Paksa Mobil Clara Shinta Masih Jadi DPO, Polisi: Kemarin Macan Sekarang Jadi Kucing

- Jumat, 24 Februari 2023 | 19:41 WIB
Viral! 4 debt collector yang tarik mobil selebgram Clara Shinta kini jadi DPO. (PMJ/Fajar)
Viral! 4 debt collector yang tarik mobil selebgram Clara Shinta kini jadi DPO. (PMJ/Fajar)

SINAR HARAPAN - SEBANYAK 4 orang dari 7 debt collector masuk daftar pencarian orang (DPO) polisi kasus Selebgram Clara Shinta yang videonya viral di media sosial.

Dalam video tersebut turut memperlihatkan seorang anggota Bhabinkamtibmas yang sedang bertugas menengahi permasalahan antara dua pihak dibentak oleh debt collector.

Anggota tersebut menyarankan untuk menyelesaikan masalah di Polsek terdekat, namun ditolak oleh debt collector dengan membentak.

Baca Juga: Kabur ke Kampung Halamannya, Satu Debt Collector yang Tarik Paksa Mobil Clara Shinta Ditangkap di Ambon

Empat DPO yakni Erick Johnson Saputra Simangunsong, pria yang dalam video viral berkaus garis-garis putih biru dongker yang memaki Aiptu Evin dan membawa lari mobil Clara Shinta.

Sedangkan tiga lainnya adalah Brian Fladimer, Jemmy Matatula, dan Yondri Hehamahwa.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi menyebut, 4 DPO yang tampak gagah dalam video sekarang malah melarikan diri, dan seluruhnya sedang dikejar semua.

Baca Juga: Kasus Perampasan Mobil Selebgram Clara Shinta: Tujuh Orang Jadi Tersangka, 4 Orang Masuk DPO

“Saya ingin berpesan pada empat orang ini yang preman berkedok debt collector ini, kemarin kayaknya gagah sekali gitu ya, gagah, serem gitu ya, sekarang kok lari terbirit-birit. Kemarin macan sekarang jadi kucing,” ujar Hengki dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat 24 April 2023.

Hengki mengatakan, ia ingin ketegasan dalam menindak preman berkedok debt collector agar menciptakan efek jera serta agar tidak ada lagi aksi premanisme di wilayah hukum Polda Metro Jaya, khususnya DKI Jakarta.

“Jadi pesan kami segera menyerahkan diri, kemana pun kami kejar. Kalau melawan kami tindak lebih keras lagi sebagai bahan pelajaran,” ucapnya.

Baca Juga: Nah Lho! Selebgram Clara Shinta Dipastikan Tak Menunggak Cicilan Mobil

“Kami menciptakan efek deterens, efek jera kepada spesialis buat pelaku-pelaku ini, dari pelaku maupun yang belum tertangkap maupun secara generalis, nggak ada preman-preman lagi yang beraksi di DKI Jakarta khususnya,” jelasnya.***

Editor: Rosi Maria

Sumber: PMJ

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X