Pasien Covid Terkait Klaster Gereja HOG Eden Park Batam Bertambah

Senin , 15 Juni 2020 | 13:27
Pasien Covid Terkait Klaster Gereja HOG Eden Park Batam Bertambah
Sumber Foto Anambas Pos
Walikota Batam M Rudi
POPULER

BATAM--Penularan COVID-19 terkait klaster gereja HOG Batam terus berkembang. Dari 11 orang tambahan positif COVID-19 data hari Minggu, empat orang di antaranya terkait dengan klaster itu.

"Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis BTKLPP Batam dan Laboratorium Klinik Prodia Batam, berdasarkan temuan kasus baru serta hasil 'tracing closes contact' yang terus berlangsung dari Klaster HOG Eden Park dan Pasar Toss 3000 Kota Batam," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam keterangan tertulis yang diterima Senin.

Warga yang terkait klaster HOG Eden Park antara lain kasus 172, ibu rumah tangga, yang merupakan teman dan tetangga dari kasus terkonfirmasi positif Nomor 164. "Tukang urut yang berkaitan dengan Klaster HOG Eden Park," kata dia.

Kemudian kasus 173, ibu rumah tangga, adik kandung dari terkonfirmasi positif Nomor 164, kasus 174 adalah suami terkonfirmasi positif 173, kasus 175 adalah rekan satu kantor terkonfirmasi positif 173 dan 174.

Sementara tujuh lainnya yaitu kasus 171 adalah karyawan BUMN berusia 26 tahun yang sempat ditetapkan sebagai ODR (orang dalam risiko) sebelum akhirnya dinyatakan positif COVID-19. Lalu dua orang ASN instansi vertikal Kementerian Kesehatan menjadi kasus 176 dan 177 yang merupakan rekan sekantor kasus terkonfirmasi re-infeksi
COVID-19 nomor 166 Kota Batam yang saat ini masih dalam perawatan.

Seorang penjual sayur Pasar Tos 3.000 dinyatakan sebagai kasus positif COVID-19 nomor 178 Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan suami terkonfirmasi positif Nomor 162. Warga Medan yang diketahui re-infeksi di Batam, dinyatakan sebagai kasus no.179.

Lalu ibu rumah tangga  31 tahun menjadi kasus 180, diketahui merupakan kerabat terkonfirmasi positif nomor 162 yang bertemu saat silaturahmi Lebaran.

Serta karyawan Bank BUMN di Pekanbaru Riau merupakan kasus 181. Yang bersangkutan melakuka Medical Cek Up (MCU) dengan metode pemeriksaan PCR guna keperluan persyaratan penerbangan ke Pekanbaru tempatnya bekerja, dan hasilnya diketahui positif.



Sumber Berita: Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load