Banjir Rob di Medan Belawan, 60 Ribu Jiwa Terdampak

Rabu , 08 Desember 2021 | 13:48
Banjir Rob di Medan Belawan, 60 Ribu Jiwa Terdampak
Sumber Foto dok/Tribunnews
Banjir rob di Medan Belawan, Sumatera Utara.

MEDAN - Banjir rob terjadi di Medan Belawan, Medan. Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan pihaknya segera mengeksekusi rencana pencegahan banjir rob bersama Kementerian PUPR.

"Hari ini karena memang ini rob ya, rob ini harus tetap kita kolaborasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian PUPR. Kami menunggu, minggu-minggu depan ini janjinya akan dipresentasikan," kata Bobby di Medan, Rabu (8/12/2021).

Bobby menyebut pihak BWS sudah pernah menyampaikan rencana pencegahan banjir rob. Namun, katanya, rencana itu masih dalam tahap koreksi."Kemarin, mereka sudah pernah presentasikan sama kami, untuk bagaimana penanganan banjir robnya. Cuma ada beberapa yang kami koreksi. Ini akan dipresentasikan lagi, kalau ini oke, sudah sama-sama sepakat baik dari pemerintah Kota Medan dan dari PU-nya kita bisa mulai eksekusi," sebut Bobby.

Dia mengatakan pihaknya sudah meminta warga untuk siaga terhadap potensi banjir rob. Bobby mengatakan petugas dari Pemko Medan selalu siaga membantu warga."Ini saya rasa harus kita siap siaga. Bahkan sudah disuarakan pada masyarakat tanggal sekian sampai sekian itu nanti banjir rob akan naik," ucap Bobby seperti dilansir Detik.com.

BNPB menyebut banjir rob terjadi di sejumlah kelurahan di Kecamatan Medan Belawan terjadi sejak Selasa (7/12/2021). Rob dipicu oleh pasang air laut.

Wilayah yang terdampak banjir rob tersebar di enam kelurahan, yaitu Kelurahan Belawan I, Belawan II, Sicanang, Bahari, Bahagia dan Bagan Deli. Ada 14.929 KK atau 60.102 jiwa terdampak banjir rob ini.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan BPBD Kota Medan terus melakukan pemantauan kawasan terdampak banjir rob. Pihak BPBD telah berkoordinasi dengan aparat kelurahan dan menyiagakan personel serta peralatan evakuasi.

"Insiden ini tidak mengakibatkan korban jiwa maupun warga mengungsi," ia menambahkan.(*)

 

KOMENTAR

End of content

No more pages to load