Sebagian Korban Erupsi Semeru Alami Luka Bakar

Sabtu , 04 Desember 2021 | 20:58
Sebagian Korban Erupsi Semeru Alami Luka Bakar
Sumber Foto dok/ist
Korban luka bakar akibat erupsi Gunung Semeru dilarikan ke puskesmas.

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan sebagian korban dari erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur (Jatim) mengalami luka bakar. Kemenkes menyatakan puskesmas-puskesmas yang ada di sekitar lokasi telah mempersiapkan segalanya.

"Korban dari lapangan terpantau bahwa sebagian adalah luka bakar. Sehingga puskesmas-puskesmas yang ada di sana telah mempersiapkan segala pelayanan kesehatan yang diakibatkan oleh bencana Gunung Semeru ini," kata Kepala Pusat Krisis Kemenkes Eka Jusup Singka dalam jumpa pers secara virtual, Sabtu (4/12/2021).

Eka mengatakan, tim Pusat Krisis Kemenkes bersama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menuju ke lokasi bencana malam ini. Bahkan, sebagian tim sudah berada di Surabaya untuk membawa logistik kepada korban malam ini.

"Tim Pusat Krisis Kesehatan bersama-sama dengan BNPB malam ini bergerak menuju ke lokasi di Lumajang. Dan sebagian juga sudah di Surabaya untuk berkoordinasi dengan kantor regional Pusat Krisis dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, dengan membawa logistik malam ini sudah bergerak ke Lumajang, dan dari Surabaya dan dari Jakarta juga demikian," tuturnya.

LUMAJANG

Seorang warga terdampak letusan Gunung Semeru yang dirawat di salah satu fasilitas kesehatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021) petang. (Dok/Diskominfo Lumajang)

Selain logistik, Eka mengungkapkan alat medis juga akan dikirim ke lokasi bencana malam ini. Di antaranya seperti masker, salep luka bakar, hingga sarung tangan."Alat-alat medis seperti masker, masker N95, sarung tangan, salep luka bakar, salep mata, juga segera akan lagi digerakkan pada malam ini ke lokasi," ia menjelaskan.

"Tujuannya adalah untuk memperkuat layanan kesehatan di puskesmas. Kami juga membawa di tenda-tenda untuk melakukan pelayanan kesehatan darurat di lapangan dan juga memperkuat pelayanan kesehatan di pengungsian," dia menambahkan.

Sebelumnya, Gunung Semeru erupsi sekitar pukul 15.00 WIB, membuat warga banyak yang mengalami luka bakar. Mereka pun dibawa ke puskesmas terdekat. Salah satunya di Puskesmas Penanggal.

Otomatis suasana Puskesmas Penanggal di Kecamatan Candipuro berubah. Puluhan warga membawa korban yang terkena luka bakar dengan sepeda motor atau kendaraan yang ada. Mereka ada yang menjerit kesakitan karena kulitnya melepuh.

Rata-rata warga yang dibawa ke Puskesmas Penanggal mengalami luka bakar akibat gumpalan awan panas yang turun saat Semeru erupsi. Para korban terus berdatangan. Korban kebanyakan mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Sementara kapasitas perawatan puskesmas overload.

"Lebih 10 pasien kami rawat. Kapasitasnya overload," kata Kepala Puskesmas Penanggal Lumajang, dr Lya Aristini, Sabtu (4/12/2021).

Dia mengaku pihaknya merawat pasien luka bakar kondisi berat dan ringan. Namun rata-rata kondisinya berat dan ada yang tidak sadarkan diri."Banyak korban luka bakar di sini, banyak, banyak yang dirujuk ke sini. Ini setiap ambulans yang datang dari rujukan-rujukan warga," ia menambahkan.(*)

 



Sumber Berita: Detik.com/Antara
KOMENTAR

End of content

No more pages to load