PPKM Level 2, Pengusaha Warteg Mengeluh

Jumat , 03 Desember 2021 | 18:37
PPKM Level 2, Pengusaha Warteg Mengeluh
Sumber Foto: RRI.
Ilustrasi.

JAKARTA - Provinsi DKI Jakarta kini naik level menjadi PPKM Level 2. Dalam aturan yang baru, para pengusaha warteg yang menjual berbagai jenis makan matang juga dibatasi kapasitas hingga 75% dan jam operasional sampai pukul 21:00 WIB.

Kebijakan tersebut membuat pengusaha warteg putus asa. Banyak para pengusaha warteg yang lebih kerja keras untuk menutupi pendapatan serta gaji para karyawannya karena sepinya pelanggan yang makan di tempat dan karena jam beroperasi dibatasi.

Padahal saat DKI Jakarta menerapkan PPKM Level 1 pada 3 November lalu, para pengusaha wartge pun menaruh harap adanya peningkatan pelanggan serta sekaligus pendapatan.

Hal itu disampaikan oleh dewi salah satu pengusaha warteg di bilangan Kalideres Jakarta Barat. Dia mengatakan, saat ini kondisi wartegnya masih belum pulih atau belum normal. "Untuk omset kita berkurang pasti yah beda dengan sebelum pandemi," kata Dewi pengusaha Warung Makan saat ditemui Jumat (03/12/21).

Dia juga mengatakan, kondisi warteg  pada kebijakan PPKM Level 1 lalu, sudah mulai ramai dengan pelanggan yang makan di tempat serta pendapatan dalam sebulan tercukupi. Dewi sebagai pengusaha warteg memiliki optimis dapat mulai bangkit lagi di pekan ini.

"Harapannya sih semoga virusnya cepat ngilang dan pemerintah tidak memberlakukan PPKM lagi," ujarnya. Dewi berharap, pemerintah dapat turut memperhatikan kepada para pengusaha warteg dan rakyat kecil yang sebagian belum tercukupi kebutuhan sehari-hari. (E-4)



Sumber Berita: RRI.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load