117 Siswa dan Guru Positif Covid, PTM Di Bandung Dihentikan

Selasa , 26 Oktober 2021 | 19:36
117 Siswa dan Guru Positif Covid, PTM Di Bandung Dihentikan
Sumber Foto Pikiran Rakyat
Ilustrasi

BANDUNG--Sebanyak 22 sekolah di Kota Bandung, menghentikan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas akibat terdapat kasus Covid-19, yang melebihi angka 5 persen. Total terDapat 117 yang terdiri dari siswa dan guru dinyatakan positif Covid-19, yang tersebar di 157 sekolah. 

"Ya (dihentikan)," ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra, kepada wartawan, Selasa (26/10). 

Ia mengaku, telah mendapatkan data terbaru dari Dinas Kesehatan Kota Bandung, Selasa (26/10) siang, yaitu tes PCR telah dilakukan di 157 sekolah dari target 212 sekolah. Sampel yang telah diperiksa, sebanyak 5.993 dan hasilnya yang sudah keluar sebanyak 3.530. 

"Dengan hasil positif 117 orang 3 persen, negatif 3.413 orang  97 persen. Menuturkan dari 117 orang yang positif terdiri dari 105 siswa dan 12 orang guru," paparnya.

Ia pun menyebut, siswa dan guru yang positif Covid-19 diatas 5 persen sebanyak 22 sekolah, 1-5 persen 33 sekolah dan 40 sekolah berada di nol persen. Pihaknya mengaku akan melakukan evaluasi setelah tes PCR sudah selesai 100 persen. 

"Nanti kita evaluasi di akhir setelah 100 persen survei," ucapnya.

Cucu mengutarakan, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran tentang tindak lanjut hasil surveilans kepada seluruh sekolah yang menggelar PTM terbatas. Bagi sekolah yang terdapat hasil tes PCR dari 0 hingga 1 persen di lakukan isolasi mandiri kepada yang terpapar sedangkan PTM tetap berjalan. 

Sedangkan di angka 1 hingga 5 persen dilakukan isolasi mandiri kepada yang terpapar, mengetes semua rombongan belajar dan karantina semua anggota rombongan belajar. Apabila lebih dari 5 persen maka isolasi mandiri dan PTM dihentikan senentara sampai semua anggota sekolah. 

Sedangkan menurut Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengaku pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan PTM terbatas termasuk temuan kasus Covid-19 pada siswa dan guru," Sedang dievaluasi oleh pak Ema," tandasnya.

Dikabarkan bahwa siswa dan guru yang mengikuti kegiatan PTM dan dinyatakan positif Covid-19, terus bertambah sejak dilakukan tes PCR, sejak Jumat lalu.

 

Sebelumnya, sebanyak 14 sekolah di Kota Bandung yang sempat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali beralih ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kasus Covid-19. Siswa dan guru di sekolah tersebut terpapar Covid-19 melebihi angka 5 persen. 

Keempat belas sekolah tersebut terdiri dari 5 SD, 2 SMP, 2 SMA, 4 SMK dan 1 SLB.  “Sesuai dengan ketentuan tindaklanjut surveilans, 14 sekolah tersebut harus kembali melaksanakan PJJ karena jumlah siswa guru yang terpapar berada pada persentase lebih 5 persen,” katanya. 

 



Sumber Berita: rri.co.id
KOMENTAR

End of content

No more pages to load