89 Persen Penerima Vaksin Moderna Keluhkan Efek Ini

Senin , 18 Oktober 2021 | 10:15
89 Persen Penerima Vaksin Moderna Keluhkan Efek Ini
Sumber Foto: Eduardo Munoz/Reuters.
Vaksin Moderna.

JAKARTA - Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) mengungkap efek samping vaksin Moderna yang paling banyak dikeluhkan warga Indonesia. Usia di atas 64 tahun tercatat memiliki efek samping ringan ketimbang kelompok usia muda.

"Pada usia lebih tua itu lebih ringan, atau yang muda dirasa-rasa gitu. Karena fatigue-nya dari 89 persen di sana (18-64 tahun), lalu pada usia lebih dari 64 tahun fatigue hanya 58 persen," kata Sekretaris Komnas KIPI Julitasari dalam webinar Tim Mitigasi IDI, Minggu (17/10/2021).

"Belum terjawab apa penyebabnya," sambung dia. Di rentang 18 hingga 64 tahun, keluhan sakit kepala juga lebih banyak dilaporkan, hingga 62,8 persen. Jika dibandingkan dengan dosis pertama, seluruh efek samping atau reaksi umum vaksin Moderna seperti kelelahan, myalgya, sakit kepala, menggigil, arthralgia, muntah, lebih banyak terjadi usai divaksinasi lengkap.

Sementara efek samping demam usai divaksinasi Moderna 'hanya' terjadi di 17,4 persen dari warga yang menerima dosis kedua vaksin COVID-19. Berikut daftar lengkap efek samping vaksin Moderna pasca vaksinasi dosis kedua:

Reaksi lokal
Usia 18-64 tahun
Nyeri: 89,9 persen
Acillary swelling: 16,2 persen
Bengkak: 12,8 persen
Kemerahan: 8,9 persen

Usia di atas 64 tahun
Nyeri: 83,2 persen
Acillary swelling: 10,8 persen
Bengkak: 8,5 persen
Kemerahan: 7,5 persen

Reaksi umum
Usia 18-64 tahun
Kelelahan: 89,9 persen
Sakit kepala: 62,9 persen
Myalgia 61, 8 peren
Menggigil: 48,6 persen
Arthralgia: 45,5 persen
Mual atau muntah: 21,4 persen
Demam: 17,4 persen

Usia di atas 64 tahun
Kelelahan: 58,3 persen
Sakit kepala: 47,1 persen
Myalgia: 46,2 peren
Menggigil: 35,0 persen
Arthralgia: 30,9 persen
Mual atau muntah: 11,8 persen
Demam: 10 persen

Sejauh ini, belum ada laporan miokarditis atau peradangan jantung yang dilaporkan usai vaksin Moderna, di Indonesia. Belakangan, efek samping tersebut membuat sejumlah negara seperti Denmark hingga Swedia menyetop penggunaan vaksin Moderna di usia dewasa muda. (E-4)



Sumber Berita: Detik.com.

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load