Repatriasi Jadi Penyebab Pasien Bertambah di Wisma Atlet

Jumat , 27 Agustus 2021 | 16:16
Repatriasi Jadi Penyebab Pasien Bertambah di Wisma Atlet
Sumber Foto: Detik.com.
Ambulan mengantar pasien Covid ke Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat.

JAKARTA - Jumlah pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami sedikit kenaikan atau pasien bertambah 213 orang, Jumat (27/8/2021). 

Dengan penambahan tersebut, maka saat ini total ada 1.158 orang pasien yang dirawat atau mencapai 14,67% dari total kapasitas sebanyak 7.894 tempat tidur. Untuk pasien yang keluar sendiri sebanyak 75 orang yang semula pasien di rawat di RSDC sebanyak 1.005 pasien. 

Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Mintoro Sumego mengatakan, hari ini adanya penambahan pasien di RSDC Wisma Atlet mayoritas Repatriasi. 

"Adanya penambahan ini memang sebagian besar dari repatriasi. Karena banyak sekali yang baru pulang dari luar negeri, sempat diperiksa di  Wisma Atlet Pademangan, setelah hasilnya positif di bawa lah ke sini," kata Mintoro saat ditemui di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/8/2021). 

Mintoro menjelaskan, repatriasi yang kini di rawat di RSDC Wisma Atlet saat ini hanya mengalami gejala ringan atau OTG. Beberapa di antaranya berasal dari negara Korea Selatan, Fiji, Vietnam, Malaysia dan Arab Saudi. 

"Lebih banyak OTG. Dan gejala ringan. Mereka berasal dari beberapa negara yaitu, Korea Selatan, Fiji, Vietnam, Malysia, dan negara lain. Namun dari Arab Saudi yang cukup banyak. Ada WNA dan juga WNI," jelas Mintoro. Tower 4 dan juga tower 5 di siapkan untuk pemisahan repatriasi WNA dan juga WNI. 

"Jadi memang tower itu disiapkan untuk mereka yang repatriasi. Kalau ga ada repatriasi sebenernya bisa menurun pasien Covid-19 di wisma atlet. Kemarin tuh sudah 1.005 ya. Tapi karena masuk 213, jadi tambah lagi," ungkap Mintoro. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load