Cermati Berita Hoaks dan Disinformasi

Kamis , 05 Agustus 2021 | 08:54
Cermati Berita Hoaks dan Disinformasi
Sumber Foto: Istimewa.
Ilustrasi.

JAKARTA - Kemajuan informasi dan teknologi yang makin pesat telah merambah segala aspek kehidupan masyarakat dari orang dewasa hingga anak-anak. Sisi baik dari adanya tekonologi memberikan banyak kemudahan apapun bagi penggunanya yang membutuhkan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistika DKIS Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa terkait waspada informasi bohong atau hoaks. Namun, kemudahaan itu juga membawa efek kepada masyarakat termasuk anak-anak yang sangat familier terhadap media sosial.

“Dan salah satu yang perlu kita sikapi bijak bermedia sosial. Karena memang tidak semua informasi yang kita terima itu adalah informasi yang valid," kata Ma'ruf kepada RRI, Rabu (4/8/2021). Munculnya beragam informasi di media sosial tutur Ma’ruf, harus disikapi masyarakat dengan bijak khususnya dampaknya bagi anak-anak.

"Nah, untuk menyikapi ini kata kuncinya adalah saring sebelum sharing. Saring dulu informasi apapun kalau itu dipastikan valid, silahkan kalau dia ingin mengshare,” ungkapnya.

Apabila masyarakat ragu ketika menerima sebuah informasi tegas Ma’ruf, ada ciri yang paling mudah untuk membedakan mana berita atau informasi yang benar dan bohong atau hoaks. Informasi itu biasanya ada kata-kata yang mendorong untuk memviralkan dan menyebarkan dan sikap kita harus berhati-hati.

Ditambahkan Ma’ruf Nuryasa, saat ini yang perlu diwaspadai masyarakat dalam penyebaran informasi bukan saja yang bersifat berita bohong atau hoaks. Akan tetapi perlu juga mencermati sebaran informasi yang mengandung pesan disinformasi.

“Artinya informasi dari sebuah kejadian atau peristiwa itu kebenarannya memang ada namun disebarkan kembali dalam waktu yang berbeda. Seolah informasi tersebut merupakan berita yang update atau aktual,” pungkasnya. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.

Tags :

KOMENTAR

End of content

No more pages to load