BOR Tangsel 90%, Mendagri Beri Catatan Khusus

Rabu , 28 Juli 2021 | 07:58
BOR Tangsel 90%, Mendagri Beri Catatan Khusus
Sumber Foto: South China Morning Post.
Ilustrasi.

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian memberi catatan khusus kepada Kota Tangerang Selatan atau Tangsel dalam percepatan penanganan Pandemi Covid-19 diwilayah tersebut.

"Saya memberi catatan khusus mengenai BOR masih di atas 90%. Hal ini perlu di waspadai. Karena kalau BOR di atas 90%, artinya masyarakat Tangsel kesulitan untuk mendapatkan tempat perawatan," ujarnya saat berkunjung ke Balai Kota Tangsel, Selasa (27/7/2021).

Dengan kondisi seperti itu, mantan Kapolri itu mengungkapkan, perlu dilakukan penambahan untuk BOR Covid-19, baik dari rumah sakit pemerintah maupun swasta yang dikonversi untuk menjadi tempat perawatan Covid-19 di Tangsel. Tito menerangkan, safari yang dilakukan bersama para Dirjen ke sejumlah kota, kabupaten di daerah itu sangat penting. Terlebih Tangsel merupakan kota satelit dari ibu kota negara.

"Karena kita tahu bahwa kota Tangsel, ini merupakan salah satu kota satelit untuk ibu kota kita, pusat politik dan pusat ekonomi Jakarta. Apa yang terjadi di Tangsel, bisa berpengaruh ke Jakarta, berpengaruh ke Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Depok, Kabupaten Bogor, karena bagian dari aglomerasi," paparnya.

Untuk itu, sambung Tito, keberhasilan penanganan Covid-19 di Tangsel akan mempengaruhi sekitarnya. Sebaliknya kalau ada masalah di Tangsel akan berpengaruh ke daerah yang lain.

"Kenapa? Karena saling ping pong-ping pongan. Karena terjadinya interaksi mobilitas masyarakat karena tidak ada batas alam yang ada adalah batas administrasi di peta. Oleh karena itu kita ingin ada keserempakan semua baik di DKI Jakarta, maupun daerah sekitarnya, Depok, Tangerang, Bekasi, semuanya bisa dikendalikan. Itu harapan kita," tutup Tito. (E-4)



Sumber Berita: RRI.co.id.
KOMENTAR

End of content

No more pages to load