Polri Terima 185 Data Antemortem Korban Lion Air

Selasa , 30 Oktober 2018 | 15:17
Polri Terima 185 Data Antemortem Korban Lion Air
Sumber Foto poskotanews
Keluarga korban jatuhnya Lion Air di Karawang mendatangi RS Polri.

JAKARTA - Pihak kepolisian mengandalkan tes DNA dalam proses identifikasi korban Lion Air JT-610, karena Polri bertanggung jawab mencari segala informasi yang berkaitan dengan korban.

Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi, Selasa (30/10/2018) mengatakan, sejauh ini kepolisian sudah menerima 185 data antemortem dan 70 sampel DNA dari keluarga korban Lion Air JT-610.

“Sejauh ini data antemortem yang kita terima sudah 185 dan DNA-nya sekitar 70-an dan masih berlangsung proses DNA-nya,” ujarnya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Ia menjelaskan kenapa ada identifikasi data antemortem dan DNA untuk mencari tahu identitas korban. Salah satunya karena beberapa keluarga yang datang bukan dari keluarga sedarah. Sehingga tidak dapat diambil sampel DNA-nya untuk dicocokkan dengan korban.

Selain DNA, pihak Polri seperti dikutip kumparan.com, juga meminta keterangan dari keluarga korban mengenai tanda-tanda yang dapat membantu identifikasi. Seperti tanda lahir, tato, rekam medis, properti yang dipakai terakhir, atau foto terakhir dari korban.

Karena pentingnya DNA untuk identifikasi korban, Polri siap untuk menjemput dan mendatangi keluarga korban untuk mengumpulkan sampel. Bahkan pihak kepolisian juga sudah bersiaga di Bangka Belitung bila ada keluarga yang dapat membantu proses tersebut.
posko Ante Mortem, Lion Air JT-610, RS Polri

“Kita juga sudah sering lakukan itu. Di mana pun alamatnya, ketika dia tidak datang ke sini bisa kita ambil ke alamat yang bersangkutan. Dari pihak kita di wilayah ada Kabidokkes seperti Bangka Belitung, sudah membuka pos-pos. Kalau keluarga tidak bisa datang ke posko, kita akan datang ke rumah-rumah dan keluarga korban,” dia menambahkan.

KOMENTAR

End of content

No more pages to load